No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Rektor UNBITA Dukung PENAS XVII 2026, Dorong Inovasi dari Gorontalo untuk Indonesia

Ramos by Ramos
Senin 15 Juni 2026
in Universitas Bina Taruna
0
Screenshot

Screenshot

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA), Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20–25 Juni 2026. Kegiatan berskala nasional yang dipusatkan di kawasan Sport Center Limboto tersebut dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem inovasi sekaligus memperkenalkan potensi Gorontalo kepada seluruh daerah di Indonesia.

Menurut Dr. Ellys Rachman, kepercayaan yang diberikan kepada Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS XVII merupakan peluang besar untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki kapasitas menjadi pusat pertukaran pengetahuan, teknologi, dan praktik-praktik terbaik di sektor pertanian dan perikanan. Oleh karena itu, seluruh elemen daerah, termasuk perguruan tinggi, perlu mengambil bagian dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“PENAS XVII bukan hanya kegiatan petani dan nelayan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kemampuan Gorontalo dalam menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan kolaborasi pembangunan. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada Indonesia,” ujar Dr. Ellys Rachman.

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah, UNBITA memandang PENAS XVII sebagai ruang yang dapat mempertemukan berbagai gagasan dan inovasi yang berasal dari akademisi, praktisi, pemerintah, petani, dan nelayan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghasilkan solusi yang relevan terhadap tantangan pembangunan sektor pangan dan ekonomi masyarakat.

“Inovasi lahir ketika ilmu pengetahuan bertemu dengan kebutuhan masyarakat. PENAS menjadi wadah yang tepat untuk memperkuat kolaborasi tersebut sehingga berbagai gagasan yang berkembang di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian dan perikanan,” jelasnya.

Baca Juga :  Lantik Pengurus APTISI Gorontalo, Ini Pesan Ketua APTISI Pusat

Lebih lanjut, Dr. Ellys menegaskan bahwa kemajuan sektor pertanian dan perikanan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan mengadopsi teknologi, mengembangkan inovasi, dan memperkuat kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kehadiran PENAS XVII menjadi penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan pengalaman antardaerah.

“Daerah yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan memiliki daya saing yang lebih kuat. Melalui PENAS, kita berharap lahir berbagai inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dukungan UNBITA terhadap PENAS XVII juga sejalan dengan upaya kampus dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan daerah. Berbagai kajian akademik yang dilakukan perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang aplikatif. Hasil riset, inovasi, dan pengabdian harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Dr. Ellys.

Selain menjadi ajang pertukaran teknologi dan inovasi, PENAS XVII juga dipandang sebagai momentum penting untuk membangun optimisme masyarakat terhadap masa depan sektor pertanian dan perikanan. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum nasional diharapkan mampu memperkuat sinergi dan memperluas peluang kerja sama lintas sektor.

Baca Juga :  Buruan Daftar! UNBITA Gorontalo Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

“Ketika pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, petani, dan nelayan dapat duduk bersama dalam satu ruang kolaborasi, maka akan lahir banyak peluang baru yang dapat mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dr. Ellys juga mengajak generasi muda untuk melihat PENAS XVII sebagai sumber inspirasi dalam mengembangkan inovasi dan kewirausahaan berbasis sektor pertanian dan perikanan. Menurutnya, transformasi sektor pangan di masa depan sangat bergantung pada kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi dan menciptakan nilai tambah dari potensi yang dimiliki daerah.

“Generasi muda harus menjadi bagian dari transformasi sektor pertanian dan perikanan. PENAS dapat menjadi ruang belajar yang sangat berharga untuk melihat bagaimana inovasi dan teknologi mampu mengubah potensi menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, Dr. Ellys Rachman mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menyambut dan mendukung PENAS XVII dengan semangat kebersamaan. Ia meyakini bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini akan menjadi kebanggaan bersama sekaligus memperkuat posisi Gorontalo sebagai daerah yang terbuka terhadap inovasi, kolaborasi, dan kemajuan.

“Mari kita sukseskan PENAS XVII 2026 sebagai momentum untuk memperlihatkan wajah terbaik Gorontalo. Dari daerah ini, kita ingin menunjukkan bahwa inovasi, kolaborasi, dan semangat membangun dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya. (Rama/Gopos)

Tags: Dr Ellys RachmanPenas 2026UNBITA
Previous Post

Bridge Design Competition 2026, UNBITA Satukan Talenta Teknik Sipil Indonesia

Next Post

NasDem Gorontalo Gelar Rakorwil 17 Juni, Waketum dan Sekjen Turun Langsung Perkuat Konsolidasi

Related Posts

Screenshot
Universitas Bina Taruna

Sumpah Pemuda ke-98, Mahasiswa UNBITA Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Rabu 28 Oktober 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Sambut Milad ke-114 Muhammadiyah, IMM UNBITA dan IPM Gorontalo Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Senin 26 Oktober 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Perluas Jejaring Akademik, UNBITA Jalin Kerja Sama dengan Universitas Ngurah Rai dan FISIP Unsoed

Senin 26 Oktober 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

DPD IAPA Gorontalo–Sulut Terbanyak di Annual Conference 2026, Anggota Raih Dua Penghargaan

Senin 26 Oktober 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Mendorong Birokrasi Lebih Cerdas dan Berintegritas, Ellys Rachman Dukung Lima Rekomendasi IAPA

Minggu 25 Oktober 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Nongkrong Inklusi, UNBITA Ajak Mahasiswa Belajar Komunikasi Kesehatan Bersama Komunitas Difabel

Rabu 21 Oktober 2026
Next Post
Screenshot

NasDem Gorontalo Gelar Rakorwil 17 Juni, Waketum dan Sekjen Turun Langsung Perkuat Konsolidasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Profil Brigjen Pol Laode Aries El Fathar: Karo Ops Polda Metro Jaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo Diduga Menyerobot Antrian BBM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen FH UNG Terlibat Riset Internasional di Australia, Kaji Pemanfaatan Teknologi Algoritmik dalam Sistem Peradilan Pidana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Slamet Uliandi Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergi Mencari Ternak, Warga di Limboto Barat Ditemukan Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.