GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo memberikan secercah harapan ditengah duka yang menyelimuti korban banjir bandang di Kecamatan Bone, Bone Bolango
Organisasi tersebut menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan tali asih kepada salah satu korban hanyut banjir yang kini masih berjuang memulihkan kondisi kesehatannya, Jumat (29/5/2026).
Ketua dan anggota IDI Wilayah Gorontalo yang diwakili oleh Bendahara IDI Wilayah Gorontalo, dr. Meyrin Kadir, mengungkapkan sentuhan kemanusiaan itu menjadi bukti bahwa dokter bukan hanya hadir di ruang pengobatan, tetapi juga berdiri di garis terdepan saat masyarakat dilanda musibah.
dr. Meyrin juga menjelaskan, bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan yang kami berikan berupa uang tunai untuk membantu kebutuhan korban yang saat ini masih dalam kondisi lemah akibat luka yang belum sepenuhnya sembuh,”ungkapya.
Korban bernama Wahnin Tangahu (35) yang berstatus sebagai guru di Kecamatan Bone dan saat ini tinggal sementara di rumah keluarganya di wilayah Suwawa setelah rumahnya hanyut diterjang banjir. Kondisi fisiknya pun masih memprihatinkan sehingga harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas.
“Kondisinya sekarang masih lemas dan duduk di kursi roda karena lukanya belum sembuh. Saat ini beliau numpang di saudaranya di wilayah Suwawa karena rumahnya yang ada di Kecamatan Bone sudah hanyut,”ujarnya.
Tak hanya memberikan bantuan materi, IDI Gorontalo juga memastikan pendampingan kesehatan terus dilakukan agar korban dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
“Kita terus mendampingi kesehatan beliau,”tutup dr. Meyrin. (Indra/Gopos)







