No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

BP Taskin Soroti Langkah Jember, Validasi Data Kemiskinan Dinilai Jadi Contoh Nasional

Alexa by Alexa
Kamis 21 Mei 2026
in Jember
0
Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, dalam kegiatan Sosialisasi Rencana Induk (Rinduk) dan Inovasi Daerah dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Gedung BP Taskin Jakarta

Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, dalam kegiatan Sosialisasi Rencana Induk (Rinduk) dan Inovasi Daerah dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Gedung BP Taskin Jakarta

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember memperbarui data warga miskin mendapat apresiasi dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Program itu dinilai efektif mempercepat penanganan kemiskinan berbasis data akurat.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, saat Sosialisasi Rencana Induk dan Inovasi Daerah Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Forum nasional itu dihadiri sejumlah kementerian, BPS, hingga perwakilan 14 pemerintah daerah. Jember disebut menjadi salah satu daerah dengan inovasi penanganan kemiskinan paling progresif.

“Pengalaman Kabupaten Jember dapat menjadi referensi strategis bagi percepatan pengentasan kemiskinan yang lebih terpadu dan berdampak,” kata Iwan.

Menurutnya, masalah utama pengentasan kemiskinan bukan hanya jumlah warga miskin. Persoalan validitas data dan tumpang tindih bantuan juga masih menjadi kendala besar.

“Percepatan pengentasan kemiskinan harus didukung penguatan kualitas data, ketepatan program, dan koordinasi pusat serta daerah yang efektif,” ujarnya.

Baca Juga :  Masuk 10 Besar Nasional, Pelayanan Publik Pemkab Jember Raih Predikat Kualitas Tertinggi

Data BPS mencatat angka kemiskinan nasional per September 2025 berada di level 8,25 persen atau sekitar 23,36 juta jiwa. Pemerintah menargetkan turun menjadi 4,5 persen hingga 5 persen pada 2029.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan penanganan kemiskinan harus dimulai dari data lapangan yang benar-benar valid dan sesuai kondisi warga.

“Yang kami bangun bukan hanya sekadar pendataan, tetapi memastikan negara hadir melalui program yang tepat sasaran,” ujar Gus Fawait.

Pemkab Jember kini mengembangkan pola intervensi sosial berbasis By Name By Address (BNBA). Skema itu dipakai untuk memastikan bantuan tepat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Jember turun dari 9,01 persen pada 2024 menjadi 8,67 persen pada 2025. Sebanyak 8,01 ribu warga disebut berhasil keluar dari kategori miskin.

Meski begitu, jumlah penduduk miskin di Jember masih terbesar kedua di Jawa Timur, mencapai 216,76 ribu jiwa. Karena itu, pemerintah fokus menyasar kelompok Desil 1.

Baca Juga :  Kunjungi PT Nankai, Gus Fawait Tekankan Efisiensi Energi dan Dorong Investasi

Sebanyak lebih dari 20 ribu ASN diterjunkan melakukan verifikasi lapangan. Mereka mendatangi rumah warga satu per satu untuk memastikan kesesuaian data penerima bantuan sosial.

Verifikasi berlangsung selama satu bulan, mulai 17 April hingga 17 Mei 2025. Pemeriksaan mencakup 39 indikator, mulai kondisi rumah, penghasilan, pendidikan, hingga kondisi sosial keluarga.

“Hasil verifikasi menjadi dasar penting agar bantuan sosial tidak salah sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” kata Gus Fawait.

Hasil verval menunjukkan 96.126 kepala keluarga berhasil diverifikasi atau sekitar 98 persen dari target. Petugas juga menemukan ribuan data penerima bantuan yang sudah tidak valid.

Tercatat 16.766 warga masih masuk data meski telah meninggal dunia. Selain itu, 10.703 kepala keluarga diketahui sudah pindah keluar Jember namun masih tercatat penerima bantuan.(Kur)

Tags: Bupati JemberGus FawaitMuhammad Fawait
Previous Post

Pemkot Kotamobagu Dukung Iklim Investasi, Rendy Mangkat Hadiri DTM RIRU Sulut

Next Post

Pemkab Boalemo Evaluasi Sekolah Rakyat, Fasilitas Mulai Difungsikan Juni 2026

Related Posts

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampa warga Jenggawah
Jember

Gowes ke Pendopo, Gus Fawait Sosialisasikan Jaminan Berobat Gratis bagi Warga Jember

Senin 12 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait mengantarkan langung ke Rumah Sakit Soebandi Jember
Jember

Gus Fawait Turun Langsung Tangani Lansia Penderita Luka Kaki Kronis di Sumberbaru

Minggu 11 Oktober 2026
Suasana Pembukaan Hari Santri Nasional 2026 di alun-alun Jember
Jember

Hari Santri 2026, Gus Fawait Dorong Kesetaraan Pendidikan dan Hak Santri

Minggu 11 Oktober 2026
Kepala dinas Sosial Berama Tim wadul Gus'e gerak cepet datangi warga luka kronis di kaki selama 15 tahun
Jember

Pemkab Jember Turun Tangan, Lansia dengan Luka Kaki 15 Tahun Disiapkan Rujukan ke Dokter Spesialis

Minggu 11 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait menghadiri grand opening Klinik Grand Medika Silo di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Sabtu (10/10/2026).
Jember

Bupati Jember Dukung Investasi Klinik di Wilayah Pinggiran, Warga Silo Didorong Lebih Mudah Berobat

Sabtu 10 Oktober 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Jember, Ning Ghyta, saat berkunjung ke rumah Elisa, balita dengan kategori stunting
Jember

Ning Ghyta Sambangi Rumah Warga Penerima Homecare, Perjuangkan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Sabtu 10 Oktober 2026
Next Post
Bupati Boalemo, Rum Pagau, didampingi Wakil Bupati bersama ketua DPRD membahas sekolah rakyat, Kamis (21/05/2026) (Prokopim Boalemo)

Pemkab Boalemo Evaluasi Sekolah Rakyat, Fasilitas Mulai Difungsikan Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jeffry Rumampuk: Solidaritas ASN untuk Wali Kota Harus Dilihat Proporsional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.