GOPOS.ID, GORONTALO – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo memastikan penyebab pria meninggal di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo meninggal karena tersambar petir.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, Heriyanto diwawancara, Kamis malam (14-5-2026).
Berdasarkan kronologis kejadian, SAR Gorontalo menerima laporan dari masyarakat setempat yang merupakan teman korban, korban dipastikan tersambar petir saat memancing.
“Saat tiba dilokasi, kami langsung melakukan evakuasi terhadap korban,” ujarnya.
Korban di evakuasi ke rumah orangtuanya yang berada di Kecamatan Suwawa, Knapa Bone Bolango.
“Korban terlihat ada tanda-tanda luka di atas pelipis kanan, yaitu luka terbuka dengan kulit hitam, kehitaman akibat luka bakar yang disambar oleh petir,” ucap Heriyanto.
Heryanto memastikan korban meninggal karena disambat petir saat sedang memancing bersama seorang temannya.
“Mereka berseberangan pada saat memancing dan terlihat oleh saksi bahwa korban tersambar petir,” kata dia.
“Pada saat tadi terjadi hujan deras dan petir pada siang hari tadi sampai sore hujan deras dan disertai dengan petir,” tandasnya. (Putra/Gopos)







