GOPOS.ID, MARISA – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menerima permohonan data teknis dari PT Pani Industri Nusantara (PT PIN), dalam rangka penyusunan dokumen rencana tanggap darurat pencegahan dan mitigasi kebencanaan daerah, Senin (13/4/2026).
Permohonan data ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pengarusutamaan aspek pencegahan dan mitigasi kebencanaan, terutama dalam kegiatan konstruksi dan operasional perusahaan, khususnya di wilayah Kecamatan Buntulia dalam lingkup Pani Gold Project.
Data teknis dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) sangat dibutuhkan, untuk menyusun dokumen rencana tanggap darurat yang komprehensif. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam upaya pencegahan, serta mitigasi potensi risiko bencana di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah yang diambil pihak perusahaan, selama tetap mengedepankan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk pencegahan dan mitigasi kebencanaan. Ini penting agar aktivitas investasi tetap memperhatikan aspek keselamatan dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat,” ujar Saipul.
Ia juga meminta seluruh OPD terkait untuk memberikan dukungan data secara maksimal, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Kami berharap OPD dapat bersinergi dan menyampaikan data yang dibutuhkan secara akurat dan tepat waktu. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan sistem tanggap darurat yang baik dan terintegrasi,” pinta Saipul
Lebih lanjut, Saipul menegaskan keberadaan investasi di daerah harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan.
“Investasi sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun harus dibarengi komitmen kuat terhadap mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan, agar tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








