GOPOS.ID, GORONTALO – Kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, akhirnya mulai menemukan titik terang.
Fakta mengejutkan terungkap, sopir truk dengan nomor polisi DD 8016 SA ternyata tidak langsung menyadari telah menabrak korban.
Dalam kondisi hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikannya bahkan sempat menyeret sepeda motor bernomor polisi DM 2054 NF sejauh beberapa meter.
Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan, mengungkapkan bahwa sopir baru menghentikan laju kendaraannya setelah diteriaki oleh warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Pengemudi truk baru berhenti setelah diteriaki saksi di lokasi,” ujar Wawan.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, tidak ada saksi yang melihat secara pasti detik-detik awal tabrakan tersebut. Cuaca buruk saat itu menjadi salah satu faktor yang membuat pandangan terbatas.
“Para saksi mengetahui adanya kecelakaan setelah melihat sepeda motor sudah terseret. Tidak ada yang benar-benar melihat awal kejadian,” jelasnya.
Diketahui, sopir truk berinisial TAA (25) kini telah diamankan di Mapolres Gorontalo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, dua remaja yang menjadi korban mengalami nasib tragis. KA (16) meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan VG (16) harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur Trans Sulawesi, sekaligus menjadi pengingat bagi para pengendara untuk lebih waspada, terutama saat cuaca ekstrem. (Abin/gopos)







