GOPOS.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat pembangunan kawasan strategis guna mendongkrak ekonomi lokal. Salah satu fokusnya adalah pengembangan kawasan food street sebagai daya tarik baru kota.
Program ini digadang-gadang menjadi ikon baru yang mampu menggerakkan sektor ekonomi informal. Penataan dilakukan terintegrasi dengan kawasan perkotaan yang sudah ada.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut pembangunan tersebut menjadi bagian dari strategi besar penguatan ekonomi daerah berbasis kerakyatan.
“Program pembangunan daerah terus kami dorong, salah satunya pengembangan kawasan food street yang dirancang menjadi ikon baru Jember,” ujar Fawait.
Ia menjelaskan, proyek tersebut saat ini dalam tahap pembangunan ulang dengan konsep yang lebih tertata dan menarik.
“Saat ini prosesnya sedang dibangun kembali, rencananya di sepanjang Jalan Kartini dan diharapkan bisa diperpanjang sampai Jalan Gatot Subroto,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan food street ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah kepada pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.
“Harapannya alun-alun menjadi lebih baik, PKL bisa terwadahi di food street, yang insyaallah segera diselesaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember, Arif Liyantono, memaparkan teknis pengerjaan proyek tersebut.
“Pekerjaan food street di Jalan Kartini terbagi dua kegiatan utama, yaitu pembangunan cobblestone dan penataan ornamen pedestrian,” kata Arif.
Ia merinci, pekerjaan cobblestone mencakup perubahan jalan aspal menjadi batu dengan panjang sekitar 136 meter dan lebar 8,5 meter.
Selain itu, penataan ornamen meliputi pemasangan lampu hias serta bollard tiang dan beton untuk mempercantik kawasan pedestrian. Proyek ditargetkan rampung dalam 45 hari kalender sejak 30 Maret.(kur)








