GOPOS.ID, JEMBER – Bupati Jember Gus Fawait melakukan kunjungan kerja ke PT Nankai Indonesia di Kecamatan Silo dalam rangkaian agenda Ramadan sekaligus meninjau perkembangan investasi asing di daerah tersebut.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor industri sekaligus menindaklanjuti kebijakan nasional terkait penghematan energi dan efisiensi penggunaan anggaran.
Pemandangan berbeda terlihat pada rombongan pemerintah. Seluruh pejabat yang ikut serta berangkat bersama menggunakan satu minibus, bukan kendaraan dinas masing-masing seperti biasanya.
Langkah itu disebut sebagai bentuk konkret pelaksanaan arahan pemerintah pusat mengenai pembatasan konsumsi bahan bakar minyak serta efisiensi operasional pemerintahan daerah.
“Kami datang rombongan, tidak sendiri-sendiri. Ini bentuk efisiensi sesuai arahan Presiden agar penggunaan energi lebih terkendali,” ujar Gus Fawait saat berada di lokasi perusahaan.
Ia menambahkan, situasi geopolitik global turut memengaruhi stabilitas harga minyak dunia sehingga pemerintah daerah perlu mengambil langkah antisipatif sejak dini.
“Mengingat gejolak Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif, kita harus waspada supaya subsidi negara tidak semakin berat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga mengapresiasi PT Nankai Indonesia yang telah menanamkan investasi sekitar 10 juta dolar AS atau lebih dari Rp150 miliar di Kabupaten Jember.
Perusahaan asal Jepang tersebut kini menyerap sekitar 250 tenaga kerja, dengan mayoritas pekerja berasal dari masyarakat lokal, khususnya wilayah Kecamatan Silo dan sekitarnya.
“Investasi menjadi kunci mengurai kemiskinan selain belanja pemerintah. Kami berkomitmen menuntaskan Perda RTRW agar Jember makin ramah bagi investor,” tegasnya.
Kunjungan diakhiri dengan dorongan agar dunia usaha terus memberi dampak sosial nyata bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.(kur)








