No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Klarifikasi Tiga Polisi di Pohuwato “Kuliner Rumput” Gara-gara Telat Apel

Hasan by Hasan
Kamis 18 Desember 2025
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, MARISA – Jagat maya Gorontalo mendadak gaduh oleh video pendek berdurasi 25 detik. Isinya tiga anggota polisi di Polsek Popayato terlihat “menikmati” rumput di depan markas mereka. Bukan karena sanksi sadis atasan, aksi “kuliner hijau” ini diklaim sebagai ekspresi penyesalan karena telat masuk piket.

Ketiga anggota tersebut yakni Aipda Yance Tumewu selaku komandan jaga, Aipda Frans Oktavea sebagai anggota jaga, serta Brigpol Rahmat Pakaya sebagai anggota jaga. Setelah mendapat panggilan dari Kanit Propam Polsek Popayato, Aipda Syaefuddin Arsyad, ketiganya segera hadir di kantor dan menerima arahan serta atensi pimpinan.

“Kami tegaskan, tidak ada perintah dari pimpinan. Itu murni inisiatif kami karena merasa berdosa telat piket. Rumputnya juga tidak ditelan, cuma ditempelkan di mulut,” aku Aipda Frans Oktavea, salah satu anggota Polri dalam video tersebut saat memberikan klarifikasi resmi, Rabu (17/12).

Sebagai bentuk pembinaan disiplin, para personel tersebut menjalani sanksi internal berupa push up, kerja bakti membersihkan pendopo, serta halaman Polsek Popayato. Tindakan tersebut merupakan bentuk pembinaan disiplin yang lazim dan bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab serta meningkatkan kedisiplinan personel.

Baca Juga :  2.857 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Gorontalo

Terkait adegan dalam video yang terlihat seperti “makan rumput”, seluruh pihak yang terlibat menegaskan hal tersebut bukan perintah dari pimpinan maupun Kapolsek Popayato. Aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh para anggota sebagai bentuk penyesalan dan kesadaran atas pelanggaran keterlambatan yang mereka lakukan. Bahkan, rumput tersebut tidak ditelan, melainkan hanya ditempelkan di mulut dan kemudian dikeluarkan kembali.

“Tidak ada paksaan, tidak ada perintah. Itu murni spontanitas kami sendiri sebagai bentuk rasa bersalah dan tanggung jawab moral,” ujar Aipda Frans Oktavea dalam klarifikasinya, Rabu (17/12/2025)

Hal senada disampaikan Aipda Yance Tumewu yang menyebutkan sebagai komandan jaga, dirinya merasa bertanggung jawab memberi contoh kepada anggota lain, agar tidak mengulangi pelanggaran serupa.

“Hukuman mengunyah rumput itu inisiatif kami yang terlambat, agar hukuman itu sebagai contoh kepada anggota lain,” papar Aipda Yance

Baca Juga :  3.530 Vial Vaksin Covid tahap ke 4 tiba di Gorontalo

Brigpol Rahmat Pakaya juga menegaskan tidak ada keberatan dari pihaknya terkait video tersebut, dan tidak ada niat saling menyalahkan antaranggota.

“Video itu hanya konsumsi kami internal, tidak ada maksud tujuan yang negatif dari video yang beredar,” ujar Brigpol Rahmat

Kanit Propam Polsek Popayato, Aipda Syaefuddin Arsyad, menegaskan video tersebut awalnya dibuat dan dibagikan di grup internal WhatsApp Polsek Popayato, semata-mata sebagai laporan kepada pimpinan dan pembelajaran bagi seluruh personel agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas.

Namun, ia mengakui adanya kekeliruan karena video tersebut kemudian menyebar ke luar dan menjadi konsumsi publik. Video itu tidak memiliki maksud negatif, tidak mengandung unsur perendahan martabat, serta murni merupakan pembinaan internal yang dilandasi kesadaran pribadi para anggota.

“Saya sangat menyesal dan memohon maaf karena kelalaian saya, sehingga video tersebut beredar luas dan mencederai citra Polri, khususnya Polsek Popayato,” tutup Syaifuddin (Yusuf/gopos)

Previous Post

Idah Syahidah Jaga Netralitas di Musda Golkar Kota Gorontalo

Next Post

Wali Kota Kotamobagu Buka Orientasi PPPK 2025, Tekankan Etika dan Pelayanan Publik

Related Posts

Gorontalo

IDI Gorontalo Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan di RS Sitti Khadijah

Minggu 13 September 2026
Rekaman CCTV.
Gorontalo

Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

Minggu 13 September 2026
Lokasi warung remang-remang tempat ditemukannya NU meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

Minggu 13 September 2026
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail (tengah karawo hijau), bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah (kiri Gubernur Gorontalo), Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana (5 dari kanan) bersama unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-Gorontalo membunyikan Polopalo menandai pembukaan  Harfest 2026, Sabtu (12/9/2026).(Haris/Diskominfo Provinsi Gorontalo)
Gorontalo

Harfest Jadi Penggerak Kolaborasi dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Sabtu 12 September 2026
Fireball in the evening sky over the fields. Bright shooting star. Meteor illuminates the starry sky. (Ilustrasi)
Gorontalo

Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

Insiden RS Siti Khadijah, PJS Gorontalo Tegas: Profesi Wartawan Bukan Tameng Arogansi

Sabtu 12 September 2026
Next Post

Wali Kota Kotamobagu Buka Orientasi PPPK 2025, Tekankan Etika dan Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Rekaman CCTV.

    Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokter RS Sitti Khadijah Laporkan Jefry Taha yang Diduga Lakukan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.