No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Jadi Kurir Sabu, Kakek 61 Tahun Dibekuk Ditnarkoba Polda Gorontalo

Admin by Admin
Senin 5 Agustus 2019
in Gorontalo, Headline, Hukum & Kriminal
0
644
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Memasuki usia kepala 6. Sudah sepatutnya lebih banyak meluangkan waktu berkumpul bersama keluarga. Tapi lain halnya dengan TT (61) warga Kelurahan Tomulobuato Selatan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Pria yang akrab disapa Ko Lay itu justru melewati hari-harinya di balik jeruji setelah ditangkap tim Direktorat Narkoba Polda Gorontalo setelah diduga menjadi kurir narkoba jenis sabu.

Ko Lay  diduga menjadi kurir sabu dari seorang bandar berisial AG, yang saat ini berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo. Penangkapan Ko Lay dilakukan pada Jumat (2/8/2019) pukul 13.10 wita di Jl. Pinang Timur, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Saat itu, Ko Lay sedang menaruh satu sachet (plastik klip kecil) berisi serbuk krital yang diduga sabu, di tepi Jl. Pinang Timur. Paket sabu itu dibungkus dengan kemasan rokok. Tim Dit Narkoba Polda Gorontalo yang sebelumnya sudah membuntuti pergerakan Ko Lay langsung bergerak. Ko Lay dibekuk tanpa perlawanan.

Petugas lalu memeriksa tubuh Ko Lay. Dari salah satu kantong celana, petugas Dit Narkoba Polda Gorontalo menemukan tiga buah sachet yang diduga paket sabu. Sehingga total paket sabu yang diamankan sebanyak 13 sachet dengan berat sekitar 14 gram.

Baca Juga :  Unbita Gorontalo Jalin Kerja Sama IPB Tingkatkan Reputasi Publikasi Penelitian

“Saat ditanya lebih lanjut oleh petugas, TT mengaku memiliki masih memiliki barang serupa di rumahnya. Petugas dan TT bergerak ke rumah TT di Jl. Durian, Kelurahan Tomulobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo,” ujar Kepala Unit Subdit 1 Dit Narkoba Polda Gorontalo Iptu Mohamad Adam dalam konferensi pers, Senin (5/8/2019).

Setibanya di rumah Ko Lay mengambil paket sabu di dalam kantong jaket yang disimpannya di lemari dalam kamar pribadi. Paket tersebut terdiri 9 sachet sabu.

“Dari hasil pemeriksaan, paket tersebut baru dijemput TT di salah satu PO (perusahan otobus) di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo,” ungkap Iptu Mohamad Adam.

Baca juga: Gadai Mobil, Oknum Sopir Grab Ini Ditangkap Resmob Polda Gorontalo

Dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Dit Narkoba Polda Gorontalo, Ko Lay mengaku barang haram yang diedarkan tersebut merupakan milik seorang napi narkoba di Lapas Gorontalo bernisial AG. Ia bertugas mengatur lokasi dan menempatkan paket sabu sesuai pesanan. Sementara transaksi antara pemesan dan pemilik barang dilakukan tanpa sepengetahuan Ko Lay.

Baca Juga :  Korban Penipuan Miliaran Rupiah Tuntut Eks Pejabat Pemprov Gorontalo Ditahan

“Hasil pemeriksaan urine yang bersangkutan negatif. TT hanya sebatas kurir sabu. Yakni yang menentukan lokasi dan kemudian menempatkan paket sabu. Setelah itu TT memotret dan memberitahukan kepada AG. Soal siapa yang membeli TT tidak tahu,” tutur Iptu Mohamad Adam.

Di hadapan petugas, TT alias Ko Lay mengaku menjadi kurir sabu karena kebutuhan ekonomi. Untuk setiap paket yang diantar, Ko Lay mendapatkfan fee sebesar Rp100 ribu.

“TT mengaku sudah dua kali menerima kiriman paket sabu. Kiriman pertama diterima TT dua bulan lalu,” ungkap Iptu Mohamad Adam.

Di sisi lain, Iptu Mohamad Adam menegaskan, pihaknya masih akan mengembangkan kasus narkoba tersebut. Langkah yang dilakukan di antaranya meminta keterangan terhadap AG berkaitan pengakuan yang disampaikan TT.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Lapas Gorontalo, dalam rangka meminta keterangan terhadap napi atas AG yang disebutkan oleh TT sebagai pemilik paket narkoba,” tandas Iptu Mohamad Adam.(isno/adm-02/gopos)

Baca juga: Rektorat UNG Sebut Sumbangan Masuk Kedokteran Rp50 Juta Legal

Tags: Kakek 61 TahunKurir SabuPolda Gorontalo
Previous Post

Rektorat UNG Sebut Sumbangan Masuk Kedokteran Rp50 Juta Legal

Next Post

Dinas PRKP Gorontalo Gandeng Korem 133/NW Bangun Mahyani

Related Posts

Chelsea Jenny Pattiwael (kiri) adalah ajudan sekretaris pribadi Gunernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. (Foto.putra tangahu/gopos)
Gorontalo

Kerap Tertangkap Kamera, Siapa Chelsea Pattiwael yang Selalu Mendampingi Sherly di Gorontalo?

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

KKLP 2026 UNBITA Siap Menjangkau 9 Kecamatan, Hadirkan Program Berdampak untuk Kota Gorontalo

Rabu 24 Juni 2026
Mentrans RI, M Iftitah Sulaiman Suryanagara.(F. RRI/Istimewa)
Gorontalo

Mentrans RI Pastikan Kunjungan ke Boalemo Dijadwalkan Kembali

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Puncak PENAS XVII Gorontalo: Presiden Prabowo Pacu Semangat Petani-Nelayan

Rabu 24 Juni 2026
Kepala Perum Bulog Cabang Gorontalo, La Ode Sulaiman
Gorontalo

PENAS Jadi Pemantik Kebangkitan Pertanian Modern

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Upiya Karanji Jadi Simbol Kebanggaan Gorontalo di PENAS XVII

Rabu 24 Juni 2026
Next Post

Dinas PRKP Gorontalo Gandeng Korem 133/NW Bangun Mahyani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. (Foto. Istimewa/Screenshot google)

    Sherly Tjoanda Dikabarkan Hadir di PENAS XVII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMGO Benarkan Video Viral Soal Beasiswa-KIP Kampus Negeri adalah Calon Mahasiswinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rum Ngaku Kecewa, Kunjungan Mentrans ke Boalemo Dibatalkan Mendadak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Jadi Magnet di PENAS XVII Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61, Rektor Pesan Jadilah Agen Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.