No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Puskesmas-RS di Gorontalo Tetap Wajib Layani Peserta BPJS PBI Nonaktif

Admin by Admin
Sabtu 3 Agustus 2019
in Gorontalo, Headline
0
129
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Bagi peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Gorontalo yang terkena penonaktifan tak perlu khawatir. Apalagi dari kalangan masyarakat miskin atau tak mampu. Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) maupun rumah sakit daerah di Gorontalo tetap diwajibkan melayani peserta BPJS PBI nonaktif.

Kewajiban itu merupakan hasil kesepakatan rapat Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bersama rumah sakit dan dinas kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, Jumat (2/8/2019). Rapat dilaksanakan menindaklanjuti penonaktifan peserta BPJS Kesehatan terhitung 1 Agustus 2019.

Di Gorontalo sendiri penonaktifan berlaku bagi 71 ribu peserta BPJS PBI. Tahap awal ada sebanyak 30.397 peserta yang dinonaktifkan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda E. U. Nalole,M.Si menjelaskan, seluruh Pukesmas dan Rumah Sakit diperintahkan segera dan tetap melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terkena dampak penonaktifan peserta BPJS PBI. Hal itu mengacu pada instruksi Gubernur Gorontalo agar tetap melakukan pelayanan kesehatan. Baik di puskemas maupun rumah sakit.

“Rumah sakit dan Puskesmas dimintakan agar segera mengkomunikasikan dengan Dinas Kesehatan mengenai peserta yang dinonaktifkan,” ujar Misranda.

Baca Juga :  Jika Izin Fakultas Kedokteran Keluar: UNG Siap Tampung 20-50 Maba, Mau Mendaftar?

Baca juga: 71 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Gorontalo Dinonaktifkan

Misranda mengungkapkan, Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)  atau Puskesmas tetap melayani masyarakat yang nonaktif.  Ia juga mendorong dinas kesehatan kabupaten/kota untuk terus berkoordinasi dengan dinas sosial kabupaten/kota terkait pengalihan data BDT ke PBI APBN.

“Segera melakukan rapat dengan instansi terkait baik itu Dinas Sosial, Catatan Sipil, Bappeda dan Dinas Kesehatan itu sendiri,” katanya.

Apabila ada masyarakat miskin namun belum termasuk dalam BDT, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo akan segera mendaftarkan yang bersangkuta dalam PBI daerah. Tapi ketika yang bersangkutan merupakan warga yang mampu, maka akan didaftarkan secara mandiri tanpa ada batasan waktu.

“Ketika ia ada di kabupaten/kota mereka pun ada dana perawatan rumah sakit atau dana talangan. Mereka akan dibiayai oleh pemda kabupaten/kota. Tadi juga sudah disampaikan bahwa kabupaten/kota siap,” jelas Misranda

Baca Juga :  Polisi Bubarkan Acara Ketupat di Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo

“Tapi kalau ia masuk dalam rujukan lintas kabupaten, itu menjadi tanggung jawab kami provinsi. Kami tersedia dana pelayanan rumah sakit,” tambahnya.

Baca juga: Potret Haru Prajurit Yonif 713/ST Gorontalo Tinggalkan Keluarga demi NKRI

Misranda mengimbau, masyarakat tak mampu yang terkena penonaktifan tersebut agar segera melapor ke Dinas Kesehatan Proovinsi Gorontalo. Sehingga bisa segera diurus dan diaktifkan.

“Prosedurnya Mereka mendaftar di dinas sosial kabupaten/kota. Mereka terdaftar sebagai masyarakat miskin dengan persyaratan mereka mendapat rekomendasi dari dinsos bahwa mereka masyarakat kurang mampu. Jadi 13.844 jiwa yang tidak bisa dialihkan. Ini yang akan menjadi peserta APBD. Jika di 13 ribu ini ada masyarakat sudah mampu, itu akan didaftarkan sebagai peserta mandiri,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang tergolong mampu dipersilakan mendaftar secara mandiri ke BPJS Kesehatan. Pengaktifan akan segera diproses tanpa menunggu 14 hari jika pendataran dilakukan selama Agustus 2019.(muhajir/gopos)

Baca juga: Peringatan Tsunami Gempa Banten Berakhir

Tags: BPJS KesehatanPenonaktifan Peserta BPJSPeserta BPJS Gorontalo
Previous Post

Peringatan Tsunami Gempa Banten Berakhir

Next Post

450 Prajurit Yonif 713/ST Gorontalo Bertolak ke Perbatasan RI-PNG

Related Posts

Gorontalo

Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

DWP BKAD Turut Berpartisipasi dalam Penguatan Tata Kelola Organisasi DWP Provinsi Gorontalo

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Kreativitas Warga Binaan di Lapas Perempuan Gorontalo: Membangun Kemandirian Melalui Kerajinan Tangan

Jumat 25 September 2026
Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai mitra pendukung kegiatan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) 2026. (foto.istimewa)
Gorontalo

Dukung Kegiatan KKD 2026, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Penghargaan dari UMGO

Jumat 25 September 2026
Headline

Owner Gadai di Gorontalo Kepergok Sekamar Dengan Wanita, Diduga Bersama Istri Polisi

Jumat 25 September 2026
Tim Identifikasi dan Resmob Saronde, Polres Gorontalo Utara saat melakukan olah tempat kejadian perkara meninggalnya seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara. (foto.istimewa)
Headline

Tim Identifikasi dan Resmob Saronde Selidiki Penyebab Meninggalnya Guru ASN di Tolinggula

Jumat 25 September 2026
Next Post

450 Prajurit Yonif 713/ST Gorontalo Bertolak ke Perbatasan RI-PNG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belasan Alat Berat Kembali Beroperasi di PETI Pasir Putih Sehari Setelah Penertiban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.