GOPOS.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bersama TNI dan Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Alun-Alun Jember, Kamis (12/3/2026), sebagai tanda dimulainya pengamanan Lebaran.
Operasi tahunan tersebut mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” guna memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman selama Idul Fitri.
Bupati Jember Gus Fawait memimpin langsung apel dan menegaskan kesiapan seluruh unsur pemerintah serta aparat keamanan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
“Seluruh pihak sudah siap mengamankan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran melalui koordinasi lintas instansi yang diperkuat,” ujar Gus Fawait.
Ia menyebut pengalaman penanganan persoalan sebelumnya, termasuk kelangkaan bahan bakar, menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan tahun ini.
“Koordinasi yang solid membuat kepanikan masyarakat terkait pembelian BBM dapat dikendalikan sehingga distribusi kembali normal,” katanya.
Pemerintah daerah memastikan ketersediaan energi di Jember tetap aman. Persediaan BBM disebut mencukupi hingga pasca-Lebaran, sementara pasokan LPG telah ditambah melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Selain sektor energi, pengamanan juga difokuskan pada kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan selama masa libur panjang Idul Fitri.
Lonjakan wisatawan diperkirakan meningkat setelah pengelolaan Pantai Papuma dan Watu Ulo digabungkan, sehingga dinilai semakin menarik minat wisatawan domestik.
“Kami akan menggelar rapat khusus untuk memastikan pengamanan serta pengelolaan destinasi wisata berjalan optimal selama libur Lebaran,” ucap Gus Fawait.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputro menjelaskan Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan personel gabungan lintas instansi.
“Pengamanan tidak hanya fokus pada arus lalu lintas, tetapi juga stabilitas kebutuhan pokok dan keamanan masyarakat di lokasi wisata,” jelas Bobby.
Sebanyak 522 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 250 anggota kepolisian serta personel gabungan dari berbagai instansi pendukung.
Petugas ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis, termasuk jalur utama serta kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
Kepolisian juga mengantisipasi kemacetan di titik rawan seperti Simpang Empat Mangli, Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, hingga kawasan sekitar Universitas Jember.
Pengamanan terpadu diharapkan mampu menjaga kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di Jember.(kue)








