No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Waspada Penyakit Campak, Dinkes Kota Gorontalo Imbau Orang Tua Waspadai Penularan Pada Balita

Ramos by Ramos
Senin 9 Maret 2026
in Gorontalo
0
Screenshot

Screenshot

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di sejumlah daerah di Indonesia. Meski demikian, hingga Maret 2026, Kota Gorontalo dipastikan masih aman dan tidak ditemukan kasus campak.

Hal tersebut disampaikan oleh  Harson Ahudulu, SKM, MM, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dikes Kota Gorontalo yang menegaskan bahwa sejak Januari hingga Maret 2026 kasus campak di Kota Gorontalo masih aman

“Alhamdulillah sampai dengan bulan Maret ini di Kota Gorontalo masih negatif dari kasus campak,” ujar Harson

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, saat ini terdapat sekitar 11 provinsi dan 29 kabupaten/kota di Indonesia yang terdampak KLB campak. Sementara di Provinsi Gorontalo sendiri, pada tahun 2025 tercatat tiga kabupaten yang sempat mengalami KLB campak, dengan kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Pohuwato .

Baca Juga :  Yana Yanti Suleman Minta Layanan Kesehatan di Labkesda Terus Dioptimalkan

Menurut standar Kementerian Kesehatan, suatu daerah dapat dinyatakan KLB apabila ditemukan lebih dari tujuh kasus campak. Di Kota Gorontalo sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 23 kasus.

Namun, jumlah tersebut berhasil dikendalikan melalui berbagai langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama fasilitas kesehatan.

“Kami langsung melakukan langkah sesuai SOP, termasuk Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi respons wabah, turun langsung ke wilayah yang ada penderita, serta berkoordinasi dengan sekolah, lurah, camat, dan stakeholder lainnya,” jelasnya.

Upaya tersebut dinilai berhasil menekan penyebaran kasus sehingga tidak berkembang lebih luas. Jika tidak ditangani cepat, jumlah kasus dikhawatirkan bisa meningkat hingga ratusan.

“Kalau terlambat penanganannya, bisa saja kasusnya sampai ratusan. Tapi alhamdulillah di Kota Gorontalo hanya sampai 23 kasus dan bisa dikendalikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkot Gorontalo Optimalkan Layanan Imunisasi

Meski saat ini tidak ada kasus, Dinas Kesehatan tetap mengimbau seluruh puskesmas di Kota Gorontalo untuk meningkatkan promosi kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan.

Penyuluhan difokuskan kepada para orang tua yang memiliki anak balita, terutama menjelang momen Lebaran yang biasanya diwarnai dengan aktivitas berkumpul dan bersilaturahmi.

Masyarakat juga diingatkan bahwa campak dapat menular melalui droplet atau percikan air liur dari penderita, baik melalui kontak langsung maupun saat berbicara, batuk, atau bersin.

Karena itu, orang tua diminta lebih berhati-hati saat membawa anak ke tempat ramai.

“Kami mengimbau orang tua yang memiliki balita agar lebih berhati-hati, terutama saat Lebaran nanti. Hindari kontak dengan banyak orang karena penularan bisa melalui droplet atau kontak langsung dengan penderita,” pungkasnya (Rama/Gopos)

Tags: BalitaDinas Kesehatan Kota GorontaloPenyakit Campak
Previous Post

Pemkab Boalemo Bahas Keterlangkaan LPG hingga Penertiban Emas Ilegal

Next Post

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Aktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026

Related Posts

Gorontalo

Dua Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam Gorontalo Terancam 12 Tahun Penjara, Gegara Pelecehan Seksual

Senin 21 September 2026
Gorontalo

Azis Syamsuddin: Musprov V KADIN Gorontalo Jangan Tinggalkan Luka

Senin 21 September 2026
Lusyana Zakaria atau biasa disapa Ka Uchee, petugas BPBD Provinsi Gorontalo yang turut turun langsung membantu menyalurkan air bersih untuk masyarakat Desa Tualango, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Senin (21/9/2026).
Gorontalo

Di Tengah Kemarau, Ka Uchee Tak Berhenti Mengantar Air Bersih ke Tualango

Senin 21 September 2026
Rapat persiapan pelaksanaan Musda IKADIN ke-2. foto istimewa
Gorontalo

Panitia Matangkan Persiapan Musda II IKADIN Gorontalo

Sabtu 19 September 2026
Gorontalo

Antrean Pertalite Mulai Terurai, SPBU Gorontalo Berangsur Normal

Sabtu 19 September 2026
Satu unit excavator saat di amankan di Polres Pohuwato, Sabtu (19/09/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Polres Pohuwato Amankan Excavator yang Diduga Hendak Dipakai di Lokasi PETI Hulawa

Sabtu 19 September 2026
Next Post

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Aktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Para Karyawan Merdeka Copper Gold saat merayakan HUT ke 14, (Istimewa)

    Produksi Perdana Pani Gold Mine Tandai Babak Baru Perjalanan Grup Merdeka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kontainer Batu Hitam Diselundupkan Lewat Jalur Laut Rute Gorontalo-Tanjung Priok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Remaja Tewas Usai Perkelahian Kelompok Pemuda di Pantai Libuo Paguat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Mahasiswa Buol Diciduk Polisi Usai Lecehkan Mahasiswi di Kos-kosan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.613 Mahasiswa Baru UNG Terima KIP Kuliah, Dapat Bantuan Biaya Hidup Rp950 Ribu per Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.