GOPOS.ID, GORONTALO – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjawab tantangan krisis literasi di Indonesia, khususnya kalangan mahasiswa.
Untuk itu UKM Literasi UNG menggelar kegiatan literasi dalam mengembalikan minat mahasiswa dalam meningkatkan literasi mahasiswa.Â
Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNG, Dr. Udin Hamim, S.Pd., S.H., M.Si. saat membuka kegiatan ‘The Next Gen Literat II‘ dengan bertemakan “Kolaborasi Karya Menggapai Asa”, Kamis (3/10/2019) di Gedung Dharma Wanita, UNG.
Menurut Udin, kegiatan yang berlangsung selamat tiga hari (3–5 Oktober) itu sangat bermanfaat dan patut didorong. Hal ini dilakukan karena kontribusi UKM Literasi yang besar terhadap budaya literasi di UNG.

“UKM Literasi adalah UKM yang wajib kita dorong supaya adik-adik kita tidak plagiat, tidak hanya buka-buka WA, Facebook, dan media sosial lainnya. Tapi mereka dapat menguasai ilmu melalui buku,” ujar Udin.
Lebih lanjut Udin menerangkan terkait hasil riset yang membuktikan bahwa anak-anak di Eropa dengan anak-anak di Indonesia berbeda jauh minat bacanya.
Baca juga: Kantor Bahasa Gorontalo Perkuat Gerakan Literasi
“Anak-anak di Eropa dalam satu tahun dapat membaca dan menguasai 25 buku per anak. Sedangkan di Indonesia, dari seribu anak hanya satu yang dapat menyelesaikan satu buku,” kata Udin
Inilah yang menyebabkan Indonesia menurut Udin tidak dapat bersaing dengan orang Eropa.
“Oleh karena itu, UKM Literasi ini kita akan dorong karena menjawab tantangan tadi. Yakni dari seribu anak-anak hanya satu yang dapat menguasai buku dalam setahun,” harap Udin.

“Karena itu, paling tidak adik-adik yang hadir ini menjadi fasilitator untuk menyebarkan virus-virus akademik sehingga bisa menyalurkannya kepada seluruh teman-teman lain,” tambahnya (muhajir/gopos)