No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Stok Melimpah, Pembeli Lampu Botol untuk Tumbilotohe Masih Sepi

Hasan by Hasan
Kamis 21 April 2022
in Gorontalo
0
Salah satu penjual lampu botol di Jl. Sam Ratulangi menantikan pembeli. Sepekan menjelang tumbilotohe, pembeli lampu botol cenderung masih sepi. (farun/gopos)

Salah satu penjual lampu botol di Jl. Sam Ratulangi menantikan pembeli. Sepekan menjelang tumbilotohe, pembeli lampu botol cenderung masih sepi. (farun/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Ramadan 1443 H hampir memasuki sepuluh hari terakhir. Di penghujung ramadan, ada sebuah tradisi yang senantiasa dilaksanakan oleh masyarakat Gorontalo. Yakni malam tumbilotohe atau malam pasang lampu.

Tradisi tumbilotohe biasanya digelar pada tiga malam menjelangi malam lebaran atau dimulai pada malam ke-27 Ramadan. Pada masa lampau, tumbilotohe menggunakan ranting pohon yang diikat dan dibakar menjadi obor. Dipasang di tepi jalan menuju masjid. Fungsinya menerangi warga yang hendak menunaikan salat isya dan tarawih berjemaah di masjid.

Setelah obor, lampu tumbilotohe berkembang menjadi lampu tradisional berbahan bakar minyak kelapa atau lebih dikenal dengan sebutan padamala. Menggunakan wadah belahan pepaya, bilah bambu, ataupun kerang. Lalu kemudian ditempatkan di tempat yang tinggi agar cahanya bisa menerangi sekitar.

Penggunaan lampu pada tumbilotohe terus berkembang seiring kemajuan zaman. Dari padamala, lampu tumbilotohe berganti menjadi lampu botol. Berbahan baku minyak tanah. Penggunaan lampu botol ini terus bertahan hingga sekarang. Meski dari sisi jumlah penggunaannya tak se-semarak atau sebanyak sebelum-sebelumnya.  

Selain menyajikan keindahan kerlap-kerlip nyala lampu, pelaksanaan tumbilotohe memiliki nilai ekonomis. Menjelang pelaksanaan tumbilotohe, para penjual lampu botol banyak yang bermunculan. Di Kota Gorontalo, misalnya, pedagang lampu botol untuk tumbilotohe dapat dengan mudah dijumpai di kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo. Ada pula di pinggiran beberapa ruas jalan utama di Kota Gorontalo. Salah satunya di Jl. Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Di kalangan masyarakat Kota Gorontalo dikenal dengan sebutan jalan depan RRI.

Baca Juga :  Pencurian Sepeda Motor Marak, Ini Imbauan Polda Gorontalo

Di tempat itu ada beberapa pedagang yang khusus menjual lampu botol. Mereka hadir dan berjualan hanya saat menjelang malam tumbilotohe saja. Lampu botol yang dijual dibuat dari lampu botol bekas minuman berenergi dipadu dengan sumbu. Botol-botol tersebut umumnya dikumpulkan sejak beberapa waktu lalu sebelum ramadan. Selain itu ada pula dibeli dari para pengumpul botol bekas.

Harga untuk lampu botol yang ditawarkan bervariasi. Mulai Rp5 ribu untuk 3 buah hingga Rp10 ribu untuk 6 atau 7 buah lampu botol. Tergantung nego dan kesepakatan. Selain paket lengkap (botol dan sumbu), mereka juga menawarkan sumbu lampu yang dibanderol Rp1.000 per buah.

“Lampu dan sumbunya dibuat sendiri, dibantu dengan anggota keluarga yang lain,” ungkap Ratna, penjual lampu botol saat ditemui gopos.id, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Lapak Pasar Senggol Kota Gorontalo Hampir Rampung

Stok lampu botol yang disediakan oleh para pedagang bervariasi. Satu pedagang rata-rata menyiapkan stok 300-500 buah. Bahkan ada yang di atas 1.000 buah. Namun ada pula yang hanya berjumlah puluhan hingga seratusan botol. Umumnya mereka menerapkan sistem penjualan konsiyasi. Dari satu pedagang besar didistribusikan ke beberapa pedagang kecil.

Baca Juga :  Member FX Family Marah, Malam-malam Rumah Admin di Paguat Digeruduk

Namun stok yang melimpah ini belum berbanding lurus dengan tingkat permintaan. Menjelang pelaksanaan tumbilotohe yang lebih kurang sepekan lagi, permintaan lampu botol justru masih sepi. Bahkan rata-rata pedagang mengaku masih kosong permintaan. Situasi yang bertolak 180 derajat dibandingkan lima atau enam tahun ke belakang. Yang saat itu permintaan sudah mulai melonjak saat memasuki pertengahan Ramadan.

“Saat ini masih sepi. Mudah-mudahan tiga atau dua hari sebelum tumbilotohe penjualan akan ramai,” ungkap Ratna penuh harap.

Transformasi penggunaan lampu untuk malam tumbilotohe, yang sebelumnya menggunakan lampu berbahan bakar minyak menjadi lampu listrik/lampu hias, menjadi salah satu faktor utama menurunnya tingkat permintaan lampu botol. Faktor lainnya adalah terbatasnya akses mendapatkan minyak tanah dan harganya yang lumayan mahal.

Bila pada era 1990-an hingga awal 2000-an, lampu botol menjadi primadona dalam pelaksanaan tumbilotohe, kini eksistensi tersebut mulai terselingi oleh lampu listrik/lampu hias. Bahkan beberapa waktu terakhir begitu kentara kesan bila lampu botol ‘hanyalah pelengkap’ pelaksanaan tumbilotohe. Dalam artian, penggunaan lampu botol sifatnya pemenuhan tradisi adat yang diwarisi dari generasi ke generasi. Sementara untuk fungsi keindahannya telah disubstitusi oleh lampu hias.(Farun/gopos)

Tags: GorontaloKota GorontaloTumbilotohe
Previous Post

KKAD Kota Gorontalo Berbagi Takjil ke Perawat, Polisi, dan Masyarakat

Next Post

Hendak Buka Puasa Bersama Keluarga, Seorang Warga Gorontalo Utara Terseret Arus Sungai

Related Posts

Aspik Nalole, warga berusia 53 tahun dari Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Foto: Putra/Gopos.
Gorontalo

Cerita Aspik Nalole: Kenang Kebaikan Almarhum Rachmat Gobel Semasa Hidup

Sabtu 11 Juli 2026
Gorontalo

Jejak Kepedulian Almarhum Rachmat Gobel di Mata Kepala Bulog Gorontalo

Jumat 10 Juli 2026
Gorontalo

Kuasa Hukum Beberkan Dugaan Kejanggalan Penetapan DPO Warga Sulut di Sidang Praperadilan

Jumat 10 Juli 2026
Gorontalo

Cerdas Cermat KUHP-KUHAP Polda Gorontalo Sukses Digelar

Jumat 10 Juli 2026
Gorontalo

Jusuf Kalla Kenang Rahmat Gobel sebagai Sosok Baik, Ramah, dan Berjasa

Jumat 10 Juli 2026
Dewan Adat Gorontalo resmi memberikan gelar adat untuk Almarhum Rachmat Gobel, Jumat 10-7-2026.
Gorontalo

Gelar Adat untuk Almarhum Rachmat Gobel: Taa Lo’o Lamahe Lipu

Jumat 10 Juli 2026
Next Post
Tim Basarnas Gorontalo berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan terseret arus sungai. (istimewa)

Hendak Buka Puasa Bersama Keluarga, Seorang Warga Gorontalo Utara Terseret Arus Sungai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Muhammad Junaeddy Johnny saat melaksanakan tradisi PedangPora di Polresta Gorontalo Kota, Kamis (9-7-2026). Putra/Gopos

    Profil Lengkap Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Muhammad Junaeddy Johnny

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya Itu Kini Berpulang, Jejak Rachmat Gobel untuk Negeri dan Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Adat untuk Almarhum Rachmat Gobel: Taa Lo’o Lamahe Lipu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gorontalo Berduka, Idah Syahidah Rusli Habibie Sebut Almarhum Rachmat Gobel Orang Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Aspik Nalole: Kenang Kebaikan Almarhum Rachmat Gobel Semasa Hidup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.