GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Di tengah suka cita menyambut hari kemenangan, Idulfitri 1443 H. Warga di Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo mendadak digegerkan kabar meninggalnya seorang warga setempat, MDj (68), yang ditemukan dalam keadaan gantung diri, Senin (2/5/2022) pagi.
MDj kali pertama ditemukan dalam keadaan gantung diri oleh anaknya. Bermula ketika sang anak hendak membangunkan MDj untuk bersama-sama menunaikan salat Idulfitri berjemaah. Saat sang anak masuk ke dalam kamar, ia langsung dibuat kaget bukan kepalang. Pasalnya kondisi sang ayah, MDj, sudah terbujur kaku dan keadaan tergantung. Sontak seisi rumah dibuat syok dengan peristiwa tersebut.
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto, S.I.K., M.Si, menjelaskan korban hendak dibangunkan oleh anaknya pukul 07.00 Wita. Saat itu korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan keadaan gantung diri.
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar milik korban,” kata AKBP Suka Irawanto.
Mantan Kapolres Bone Bolango itu melanjutkan, diduga korban gantung diri akibat tekanan psikologis. Dugaan itu didasarkan pada kondisi korban yang dalam kesehariannya tampak kurang bersemangat pasca istrinya meninggal dunia pada Desember 2021.
“Keterangan anak korban selaku saksi, korban gantung diri kemungkinan karena rindu (tekanan psikologis) untuk merayakan hari Lebaran bersama istrinya. Mendiang istri MDj meninggal pada Desember 2021,” tutur AKBP Suka Irawanto.
Lulusan Akpol 2000 itu menambahkan, korban diketahui pula mempunyai riwayat sakit jantung dan darah tinggi. Korban tinggal di rumahnya bersama dengan satu orang anak dan menantu, serta dua orang cucu.
“Pukul 02.00 wita korban masih membantu anaknya untuk mengemas jualan mereka di depan hotel Damhil Kota Gorontalo,” pungkasnya.(Sari/gopos)
Catatan Redaksi: Informasi yang ada dalam artikel ini tidak dimaksudkan untuk menjadi inspirasi bagi siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stress, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.