No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Ribuan Petani Padi Sawah di Pohuwato Gagal Panen, Hasil Tak Layak Konsumsi

Alexa by Alexa
Senin 21 Juli 2025
in Gorontalo
0
Salah satu potret tanaman padi milik petani di Kecamatan Duhiadaa, Pohuwato, yang mengalami gagal panen, Senin (21/07/2025).(Yusuf/Gopos)

Salah satu potret tanaman padi milik petani di Kecamatan Duhiadaa, Pohuwato, yang mengalami gagal panen, Senin (21/07/2025).(Yusuf/Gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, POHUWATO – Ribuan petani padi sawah di kecamatan Buntulia dan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, mengalami gagal panen tiga musim berturut-turut.

Diklaim ada sekitar 4.000-an petani dilaporkan merugi setelah hasil panen anjlok drastis, bahkan banyak di antaranya tak memperoleh hasil sama sekali.

Ketua kelompok tani Kecamatan Duhiadaa, Abdurahman Lukum mengungkapkan, dari lahan seluas 2 hektar miliknya, panen pertama berhasil menghasilkan 90 karung gabah. Namun seiring musim berjalan, hasil semakin menurun hanya 60 karung, panen ketiga 40 karung dan terakhir tinggal 23 karung.

“Bahkan gabah itu tidak layak konsumsi. Banyak yang rusak dan menghitam. Kami tidak bisa jual dan tidak bisa makan,” ungkap Abdurahman kepada Gopos.id, Minggu (21/7/2025).

Saat ini, para petani seharusnya memasuki musim penghamburan atau penyebaran bibit pada 23 Juli mendatang. Namun mayoritas memilih menunda karena berbagai faktor belum mendukung, terutama kondisi hasil panen ketidakpastian.

“Bibit dari dinas pertanian memang sudah tersedia, tapi kami belum ambil. Banyak petani masih trauma. Kami tidak mau gagal lagi,” imbuh Abdurahman.

Baca Juga :  Syarif Beri Perhatian Kepada Petani yang Alami Gagal Panen

Senada juga disampaikan Mohamad Badu, salah satu petani dari kelompok tani Sinar Tani. Badu mengaku juga mengalami penurunan hasil yang sangat tajam. Dari luas lahan 2 hektar, yang biasanya bisa menghasilkan 100 karung gabah, kini hanya mampu memanen 20 karung.

“Panen pertama memang sempat lumayan, tapi panen terakhir benar-benar buruk mendapa 20 karung kualitasnya juga jelek,” katanya.

Kondisi lebih parah dialami, Sili Madjiji, mengelola lahan 3 hektar pada panen pertama ia masih dapat memanen 120 karung gabah, panen kedua 70 karung. Namun pada panen ketiga tidak mendapatkan hasil sama sekali.

“Memang sudah resiko petani, biaya belasan juta keluar tetapi hasil tidak memuaskan,” keluh Sili.

Situasi ini semakin memprihatinkan dengan hasil panen, Marwan Olii, menyebutkan dari total lahan seluas 50 hektar yang dikelola, seluruhnya telah mengalami tiga kali gagal panen berturut-turut.

Baca Juga :  Kapolres Gorontalo Utara Pimpim Upacara Hari Pahlawan

“Musim panen ketiga ini yang paling parah, tidak ada satu pun hasil yang bisa saya ambil. Padi tidak tumbuh sempurna,” tutur Marwan.

Terpisah, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Duhiadaa yang juga seorang petani aktif, Midun Rahim, ikut merasakan dampak kerugian. Dari lahan seluas 1,5 hektar miliknya, biasanya ia bisa memanen lebih dari 100 karung gabah. Tapi kali ini, hasilnya hanya 24 karung.

“Ini musim terburuk yang saya alami dalam beberapa tahun terakhir. Padahal upaya sudah maksimal, semprot hama, pupuk lengkap, tetatp gagal panen,” ujar Midun.

Para petani kini memilih bersabar dan menunggu kondisi membaik sebelum melanjutkan musim tanam berikutnya. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah, tidak hanya berupa distribusi bibit, tetapi juga solusi jangka panjang.

“Kalau seperti ini terus, bukan cuma gagal panen yang kami alami. Tapi kami bisa benar-benar bangkrut,” tutup Abdurahman.(Yusuf/Gopos)

Tags: Gagal PanenPetani Padi Sawah
Previous Post

SMART Ainun Dipatenkan, Kini Miliki Sertifikat Hak Cipta

Next Post

Weny Gaib: Dana Koperasi Harus Tepat Sasaran, Kami Siap Kawal!

Related Posts

Gorontalo

Tim Gabungan Temukan Usaha Pemanfaat Ruang Laut Boalemo Belum Berizin

Jumat 4 September 2026
Gorontalo

Kejaksaan Negeri Bone Bolango Percepat Sertifikasi Aset Tanah Pemda Lewat Program JAKSA KOSTAN

Kamis 3 September 2026
Femmy Udoki
Gorontalo

Empat Kursi DPR RI untuk Gorontalo: Dari Aspirasi menjadi Agenda Kelembagaan 

Kamis 3 September 2026
Mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur UNG menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango.
Gorontalo

Mahasiswa KKN Tematik Infrastruktur UNG Perkuat Kolaborasi: Petakan Kebutuhan Infrastruktur Desa Huntu Utara

Rabu 2 September 2026
Gorontalo

Tampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Keluar sebagai Juara 1 Umum Divisi Junior Hulonthalo Marching Festival 2026

Rabu 2 September 2026
Gorontalo

Kepala SPN Gorontalo Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada Siswa Diktukba Angkatan 54

Rabu 2 September 2026
Next Post

Weny Gaib: Dana Koperasi Harus Tepat Sasaran, Kami Siap Kawal!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Adhan Dambea Beberkan Bukti Rumah Jawatan Kantor Pos Bukan Cagar Budaya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Pohuwato Tertibkan Lokasi Judi Sabung Ayam di Paguat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Tematik UNG Bekali Petani Tolotio Jurus Baru Budidaya Sorgum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Gorontalo Bakal Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Kendaraan Terjaring Razia Balap Liar: Pelanggar Didominasi Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.