GOPOS.ID, GORONTALO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SMART Gorontalo menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rektorat IAIN Gorontalo, Kamis (6/2/2026). Raker ini menjadi momentum konsolidasi penting dalam menyiapkan transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN).
Raker 2026 mengusung tema “Mempersiapkan UIN Masa Depan: Transformasi Nilai, Peningkatan Tata Kelola, Mutu dan Dampak”, dan dihadiri oleh pimpinan, senat, serta seluruh unsur struktural di lingkungan IAIN Gorontalo.
Dalam arahannya, Rektor IAIN Gorontalo Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan fase strategis bagi institusi, seiring dengan kuatnya peluang alih status IAIN menjadi UIN.
Menurut Prof. Ahmad Faisal mengatakan berdasarkan regulasi, transformasi menjadi Universitas Negeri tersebut dapat dipastikan terealisasi meski masih menunggu kepastian waktu pengesahan Peraturan Presiden.
“Secara proses dan kebijakan, peluang alih status itu sangat besar. Yang masih kita tunggu adalah timing pengesahan Perpres,” ujar Ahmad Faisal di hadapan peserta raker.
Ia menjelaskan, proses alih status akan melalui sejumlah tahapan formal lintas kementerian dan lembaga.
Dalam suasana raker, Rektor juga menekankan pentingnya kesiapan internal kampus, terutama dalam mengantisipasi dampak perubahan status terhadap agenda akademik strategis, seperti pelaksanaan wisuda.
“Pengalaman di beberapa perguruan tinggi menunjukkan bahwa perubahan status tanpa kesiapan perangkat akademik dapat berdampak pada pelaksanaan wisuda. Ini harus kita mitigasi sejak awal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Ahmad Faisal menegaskan bahwa penyelesaian Statuta dan Organisasi Tata Kerja (Ortaker) menjadi salah satu fokus utama Raker 2026. Ia meminta seluruh peserta raker untuk mengedepankan pembahasan yang substansial dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang institusi.
“Raker ini bukan sekadar forum rutin, tetapi ruang strategis untuk memastikan kesiapan kita menyongsong UIN, baik dari sisi tata kelola, mutu, maupun dampak yang akan dihasilkan,” pungkasnya.
Rapat Kerja 2026 diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan dan langkah konkret dalam mendukung transformasi IAIN Gorontalo menuju UIN yang berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan umat serta pembangunan daerah. (Rama/Gopos)








