GOPOS.ID, LIMBOTO – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo didorong untuk memperkuat program berbasis data dan kolaborasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga pemberdayaan masyarakat dan keluarga menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat membuka Sosialisasi Pengisian Administrasi dan Data Kelompok PKK Desa dan Kecamatan, Sosialisasi Hasil Rakernas PKK, serta Penguatan Program Kerja Pokja PKK Kabupaten Gorontalo, Senin (24/8/2026).
Pada kesempatan itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan bahwa tertib administrasi dan data merupakan bagian penting dari akuntabilitas organisasi. Data yang baik diperlukan untuk memastikan program terdokumentasi, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Olehnya, lanjut Sofyan, hasil Rakernas PKK perlu diterjemahkan menjadi program konkret yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Administrasi dan data yang tertib merupakan bagian dari akuntabilitas kita. Apalagi program dan kegiatan yang dilaksanakan bersentuhan dengan dukungan pemerintah daerah. Karena itu, kita ingin PKK sukses dalam kegiatan, sukses dalam administrasi dan sukses memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sofyan.
Sofyan juga meminta setiap Pokja membangun kolaborasi dengan perangkat daerah sehingga program PKK tidak berjalan sendiri-sendiri. Salah satu fokusnya adalah memperkuat transformasi Posyandu agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga berkembang sebagai ruang pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan gerakan PKK, termasuk dalam penanganan stunting, peningkatan kesehatan keluarga dan pemberian makanan tambahan (PMT).
“PKK bukan hanya organisasi pelaksana kegiatan, tetapi merupakan gerakan yang dekat dengan keluarga. Karena itu, kekuatan PKK ada pada kader, pada data yang kita miliki dan pada kemampuan kita bekerja bersama untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sofyan berharap, penguatan administrasi, data dan koordinasi dapat meningkatkan kapasitas kader sekaligus memastikan program hasil Rakernas PKK diterapkan hingga tingkat desa.
Senada juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi. Menurutnya, pentingnya administrasi yang tertib dan data yang akurat sebagai dasar memperkuat gerakan PKK. Hal itu juga untuk memastikan program pemberdayaan keluarga dan masyarakat berjalan tepat sasaran hingga tingkat desa.
Administrasi dan data, lanjut Maryam, tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban organisasi atau kelengkapan laporan. Keduanya diperlukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan, mengukur capaian, mengidentifikasi kendala dan menjadi dasar dalam menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Administrasi dan data merupakan alat untuk melihat sejauh mana gerakan PKK berjalan di lapangan, apa yang sudah dicapai, apa yang menjadi kendala, serta langkah apa yang harus dilakukan ke depan,” katanya.
Maryam pun meminta administrasi yang disusun kader benar-benar menggambarkan kegiatan dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.
“Administrasi harus menggambarkan kegiatan yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mari kita jadikan administrasi sebagai cermin tertibnya organisasi, data sebagai dasar perencanaan, dan program Pokja sebagai instrumen nyata pemberdayaan keluarga dan masyarakat,” tandasnya.(alexa/gopos)








