GOPOS.ID, GORONTALO – Kawasan transmigran di Kecamatan Pulubala diwacanakan akan menjadi pusat ekonomi baru di Kabupaten Gorontalo.
Hal tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Saat mendampingi wakil Mentri Transmigrasi di Desa Bukit Aren, Wakil Bupati Gorontalo menegaskan komitmenya terkait hal tersebut.
Tonny menegaskan, dukungan itu di buktikan dengan adanya anggaran APBN sebesar Rp4,4 miliar. Dukungan anggaran tersebut telah digunakan untuk memperkuat infrastruktur dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Dukungan APBN ini memberikan dampak langsung, terhadap percepatan pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ucap Tonny.
Ia menjelaskan, intervensi pembangunan meliputi peningkatan jalan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, serta perbaikan sarana prasarana umum lainnya.
Kunjungan Wakil Menteri Transmigrasi juga dimanfaatkan untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur serta perkembangan kawasan, sebagai bagian dari evaluasi program pusat di daerah.
Menurutnya, kawasan transmigrasi kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai permukiman, tetapi telah berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif berbasis sektor pertanian dan perkebunan.
“Pulubala kita dorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing,” tegasnya.
Kawasan transmigrasi Pulubala sendiri mencakup sekitar 6.607 hektare yang meliputi UPT Puncak, Ayumolingo, dan Bukit Aren, dengan penguatan konektivitas sebagai fokus utama pembangunan.
“Senergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi yang produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya.








