GOPOS.ID, KOTA GORONTALO — Suasana haru menyelimuti Hulondalo Ball Room saat 70 wisudawan STIKes Bakti Nusantara Gorontalo berdiri dari bangku wisuda, menyanyikan sebuah lagu khusus untuk orang tua mereka, lalu mendatangi ayah dan ibu masing-masing. Tangis bahagia tumpah, pelukan pecah di seluruh ruangan, menghadirkan momen yang membuat banyak hadirin ikut menyeka air mata. Momen penuh cinta ini menjadi bagian paling emosional dalam prosesi wisuda angkatan VII yang dipimpin oleh Ketua STIKes Bakti Nusantara Gorontalo, Merlin Abd Rahman, S.KM., M.Si., CSIPH.
Ketua STIKes Bakti Nusantara Gorontalo, Merlin Abd Rahman S.KM., M.Si., CSIPH. menyampaikan bahwa kelulusan 70 wisudawan dari Program studi S1 Ilmu Gizi dan D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai tenaga kesehatan. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan komitmen untuk terus belajar, baik melalui studi lanjutan, pelatihan, maupun sertifikasi agar para lulusan menjadi tenaga profesional yang adaptif dan berdaya saing.
Ia menekankan bahwa lulusan STIKes Bakti Nusantara Gorontalo harus menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga beretika dan penuh empati. Ia berharap para wisudawan terus membawa nama baik almamater, menjaga karakter, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Momentum wisuda ini juga menjadi ajang pengumuman sejumlah prestasi membanggakan yang diraih STIKes Gorontalo dalam setahun terakhir. Prestasi tersebut antara lain:
• Predikat Terbaik I dalam pelaporan mahasiswa praktik luar kampus.
• Peringkat I tingkat sekolah tinggi ilmu kesehatan untuk kategori penelitian dosen yang dimanfaatkan masyarakat.
• Peringkat III dalam pelaporan kerja sama institusi.
Mahasiswa juga turut menorehkan prestasi di tingkat nasional:
• Juara II Nasional lomba Inovasi Produk Pangan pada peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional.
• Juara II Putra-Putri Literasi.
• Juara III pada cabang bulu tangkis ganda putra di Universitas Negeri Gorontalo.
Prestasi ini, menurut Merlin, menjadi bukti bahwa kampus memiliki kualitas dan daya saing yang semakin meningkat di berbagai sektor.
Tak hanya itu, Kata Merlin, STIKes Bakti Nusantara Gorontalo kini tengah memperkuat pengembangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) agar lebih kolaboratif dalam menggali minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa bersama para dosen.
Selain itu, program besar akan dimulai tahun depan, yaitu praktik klinik internasional di Malaysia, hasil kerja sama dengan beberapa Universitas ternama serta rumah sakit besar yang memiliki reputasi unggul dalam pelayanan dan sistem rekam medis.
“Sebanyak 95 mahasiswa akan mengikuti program praktik tersebut. Mereka akan dibagi ke dalam kelompok yang ditempatkan di Malaysia dan sebagian lainnya di Surabaya, Jawa Timur,” Jelas Merlin
Momen pelukan dan air mata di acara wisuda itu menjadi simbol kuat tentang perjuangan, pengorbanan, dan doa yang mengiringi perjalanan setiap mahasiswa sebuah pengingat bahwa keberhasilan hari ini tidak diraih sendirian, tetapi bersama cinta orang tua dan dukungan keluarga. (Rama/Gopos)








