No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Menggali Potensi Wisata Daerah untuk Ungkit Pertumbuhan Ekonomi

Hasan by Hasan
Sabtu 27 April 2024
in Menyapa Nusantara
0
Salah satu spot wisata di desa wisata unggulan Sultra, Desa Wisata Labengki, Kabupaten Konawe Utara. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)

Salah satu spot wisata di desa wisata unggulan Sultra, Desa Wisata Labengki, Kabupaten Konawe Utara. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang pada 27 April 2024 merayakan Hari Ulang Tahun ke-60  memiliki wilayah daratan dan kepulauan,  dikenal menyimpan panorama alam eksotik sebagai objek wisata. Bahkan, di “Bumi Anoa”  ini juga terdapat desa-desa yang memiliki keindahan alam untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata menjanjikan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar), juga terus mengidentifikasi desa wisata di 17 kabupaten/kota guna mendorong pemerintah daerah masing-masing untuk menetapkan desa-desanya yang memiliki potensi menjadi desa wisata. Desa wisata itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati/Wali Kota.

Sejak adanya ajang apresiasi  Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI), Provinsi Sultra telah memberikan kontribusi aktif di kegiatan tersebut. Dengan ajang nasional yang diluncurkan oleh Sandiaga Salahuddin Uno itu, jumlah desa wisata di Bumi Anoa juga terus meningkat. 

Pada tahun 2021, jumlah desa wisata yang ada di Provinsi Sultra hanya 135 desa, pada tahun 2023  meningkat cukup signifikan menjadi total 269 desa wisata. Dari jumlah desa wisata sebanyak itu memang diakui  belum memberikan peran signifikan terhadap pertumbuhan  ekonomi daerah.

Desa wisata yang hanya mengandalkan alam tanpa dibarengi dengan kegiatan atau atraksi di dalamnya serta promosi, tentu tidak akan banyak dikunjungi wisatawan.

Kendati demikian,  beberapa desa wisata yang berbasis ekonomi kreatif  terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerahnya. Contohnya, Desa Gaya Baru dengan wisata Waburi Park-nya di Kabupaten Buton Selatan (Busel). Mereka memoles kawasan tebing di pesisir pantainya, sehingga penampilan tersebut menjadi sangat instagrammable, dan banyak pengunjung yang datang.

Contoh desa wisata yang berbasis ekonomi kreatif lainnya adalah Desa Masalili yang terletak di Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna. Desa wisata itu terkenal dengan kain tenunnya. Produk kain tenun Masalili  kini banyak dicari orang.

Wisatawan Nusantara

Pemprov Sultra menargetkan kunjungan wisata Nusantara lebih besar dibanding dengan wisata mancanegara, sebab akses wisata ke Provinsi Sultra adalah besarnya biaya untuk transportasi. Dengan kondisi itu maka tidak jarang  para wisatawan masih lebih memilih ke Bali ataupun ke Yogyakarta ketimbang ke Bumi Anoa.

Pada tahun 2023 lalu, Pemprov Sultra mencatat sebanyak 9,2 juta pergerakan wisatawan Nusantara. Jumlah tersebut sangat jauh di atas target yang ditentukan sebesar 6,6 juta wisatawan. Jumlah 9,2 juta itu pun berdasarkan hitungan hingga triwulan ketiga 2023.

“Jika  setiap wisatawan membelanjakan uangnya Rp2 juta saja, berarti perputaran uang mencapai triliunan rupiah dari sektor pariwisata,”  kata

​​Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Sultra, Andi Syahrir.

Baca Juga :  DPRD Punya Peran Penting Sukseskan Pilkada

Meski kunjungan wisatawan Nusantara cukup besar, tapi tidak berarti wisatawan mancanegara diabaikan. Hal itu tetap menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata Pemprov Sultra kendati secara infrastruktur  masih terhambat dalam menghitung angka pergerakannya, karena Sultra bukanlah pintu masuk imigrasi. Wisatawan yang masuk ke Sultra tercatatnya di pintu imigrasi seperti Makassar, Bali atau Jakarta.

Dalam mempromosikan potensi wisata di Sultra, Pemprov Sultra juga kini telah mengeluarkan kalender kegiatan  sebanyak 57 kali, terdiri dari delapan kegiatan provinsi, 46 kabupaten/kota, dan tiga kegiatan swasta dari masyarakat.

Kegiatan unggulan itu antara lain Festival Wowine Wance di Wakatobi, Lulongganda di Kosnel, Festival Kande-Kandea di Buteng, dan Festival Teluk Pasarwajo di Buton.

Saat ini, terdapat sebanyak tujuh desa wisata yang menjadi unggulan di Provinsi Sultra, yakni Waburi Park, Wasuemba, Desa Wisata Namu,  Limbo Bungi Lakokogou Baubau, Kollo Soha/Kulati Wakatobi, Desa Wisata Labengki, dan  Liangkabori Muna.

Waburi Park, Desa Gaya Baru, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Busel. Waburi Park memiliki luas sekitar 100×700 meter. Objek wisata ini sudah menjadi aset Pemerintah Desa Gaya Baru. Waburi Park buka mulai 8.30 Wita hingga pukul 10.00 malam.

Objek wisata ini biasanya ramai pada akhir pekan Sabtu dan Minggu. Waburi Park memiliki fasilitas seperti gazebo, lampu taman, papan nama, lapak jualan, titian, home stay, toilet, dan pos jaga yang akan terus dikembangkan untuk menunjang fasilitas di dalamnya.

Sedangkan Wasuemba Buton, Desa Wasuemba, Kecmatan Wabula, Kabupaten Buton. Desa Wasuemba mempunyai benteng yang masih berdiri kokoh hingga saat ini, benteng itu berdiri sejak zaman Kerajaan Buton dan memiliki ikatan dengan benteng Liwu dan benteng Koncu Wabula.

Di benteng ini juga masih tersimpan bukti peninggalan sejarah seperti, mariam, kuburan penjaga benteng dan situs lain. Selain itu, di Desa Wasuema juga terdapat pantai Lahonduru yang cukup terkenal dengan keunikannya. Selain hamparan pasir putih yang bersih, pantai ini juga terkenal sebagai kerajaan keong karena banyaknya keong yang hidup di pasir pantai ini.

Di desa itu juga terdapat akuarium alami yang bernama E’e tobungku, disebut aquarium alami sebab di dalamnya terdapat ikan purba yang konon telah hidup di tempat itu ratusan tahun lamanya, bahkan menurut cerita, ukuran ikan ini dan jumlahnya sama seperti jaman dahulu tidak bertambah dan tidak berkurang.

Di Desa Wisata Namu, yang terletak di di Kecamatan Laonti, Konawe Selatan,  banyak pilihan atraksi yang dapat dinikmati oleh para wisatawan di antaranya keunikan pantai pasir timbul, air terjun Pitu Ndengga, penangkaran penyu, spot diving dan snorkeling, atraksi menombak ikan mososaku oika dan masih banyak lagi potensi wisata yang menarik membuat desa ini menjadi surga desa wisata di Timur Indonesia.

Baca Juga :  80 Tahun Merdeka: Kemiskinan Turun, Harapan Naik

Sementara Limbo Bungi Lakokogou Baubau, yang terletak di Area Limbo Bungi, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Baubau,  mempunyai air terjun Kogawuna memiliki tinggi kurang lebih tujuh meter dan tujuh tingkat air terjun. Pengunjung dapat menikmati indahnya air terjun, bisa mandi dan berenang serta berswafoto.

Air terjun Kogawuna, menawarkan keindahan air terjun yang indah dengan dikelilingi hutan lindung yang cukup luas menambah keindahan dan keasrian air terjun ini. Pohon-pohon yang menjulang tinggi menuju tempat ini tidak dibutuhkan tenaga yang ekstra, karena wisatawan hanya perlu berjalan kaki sekitar 150 meter dari tempat kendaraan diparkirkan.

Objek wisata lainnya adalah  Kollo Soha/Kulati Wakatobi, terletak di Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Desa Wisata Labengki, terletak di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara, serta Liangkabori Muna, terletak di Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna.

Desa Wisata Labengki, Konawe Utara. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Belli Harli Tombili, akan memprioritaskan tujuh desa tersebut untuk menjadi desa wisata unggulan guna bersaing di ADWI Kemenparekraf  serta dapat memancing kunjungan wisata ke Bumi Anoa.

Tujuh desa wisata unggulan ini memiliki potensi wisata yang terbentuk secara alami, bukan buatan.  Akses menuju desa-desa wisata itu kini terus diperbaiki agar mampu bersaing dengan desa wisata di Indonesia. Selain itu, meningkatkan manajemen dan visi pengelolaannya. 

Animo pemerintah daerah di Sultra untuk mengembangkan potensi wisata desa cukup tinggi.  Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan misalnya, juga terus mendorong pengembangan di sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD). Bupati Konawe Selatan, Surunudidn Dangga, meminta kepada desa di daerahnya yang mempunyai potensi wisata agar segera dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Pemkab Konawe Selatan uga bakal merampungkan pembangunan dan pengaspalan jalan dari Kolono Timur hingga ke Desa Malaringgi, Kecamatan Laonti,  guna memaksimalkan infrastruktur pariwisata yang ada di daerah itu.

Potensi wisata desa di Indonesia sangat melimpah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, di Indonesia ada 83.971 desa/kelurahan. Desa dan kelurahan itu tidak hanya memiliki potensi wisata alam, tetapi juga potensi wisata lain seperti seni budaya, religi, petualangan dan lainnya.  Jika potensi tersebut mampu digerakkan, maka bukan mustahil akan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan perekonomian daerah dan nasional.(Antara)

Tags: Derap Nusantara
Previous Post

Genbi UNG dan UBM-Dinkes Gorontalo Kolaborasi Vocal Forge dan Kampus Sehat

Next Post

Pengumuman MNC Group Pemegang Hak Ekslusif Piala Asia U-23: Dilarang Nobar!

Related Posts

Menyapa Nusantara

Memberantas Korupsi, Menjaga Integritas dan Marwah Perguruan Tinggi

Selasa 22 September 2026
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbicara kepada pers setelah pertemuan koordinasi terbatas mengenai percepatan pengembangan bioetanol dengan 44 regent dari berbagai pusat produksi di Jakarta, Senin (21 September 2026). (ANTARA/M. Harianto
Menyapa Nusantara

Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan untuk Industri Bioetanol

Selasa 22 September 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: SPHP Beras Ditambah 1 Juta Ton

Senin 21 September 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada puncak resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan yang dihadiri perwakilan negara sahabat, duta besar, tokoh pendidikan, dan ribuan alumni lintas angkatan tersebut digelar untuk memperingati satu abad berdirinya Ponpes Gontor sekaligus menegaskan peran pesantren modern dalam pengembangan pendidikan, keilmuan, dan sumber daya manusia di tingkat nasional maupun internasional. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/YU
Menyapa Nusantara

Prabowo Tegaskan Kemandirian Pangan dan Energi sebagai Kekuatan Bangsa

Sabtu 19 September 2026
Bobibos. (ANTARA/HO-ESDM)
Menyapa Nusantara

Dari Sampah Jadi Bahan Bakar, Inovasi Anak Negeri

Minggu 13 September 2026
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rycko Menoza pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional (SSN) di Bandarlampung, Jumat (11/9/2026). (ANTARA/HO)
Menyapa Nusantara

DPR Dorong Perbaikan DTSEN untuk PIP dan KIP

Sabtu 12 September 2026
Next Post
Foto Akun Twitter Timnas Indonesia

Pengumuman MNC Group Pemegang Hak Ekslusif Piala Asia U-23: Dilarang Nobar!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Perzinahan Owner Gadai di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.