GOPOS.ID, GORONTALO KOTA – Kota Gorontalo menjadi saksi pentingnya sinergi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dan insan media dalam acara media gathering yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi, Joshua Pahala Martua, yang mengusung tema “Satu Frekuensi Satu Narasi Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi.”
Dalam sambutannya, Joshua menekankan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan merupakan semangat untuk memperkuat hubungan antara Kantor Imigrasi dan media. Ia menyadari bahwa komunikasi publik memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan tugas dan fungsi kemigrasian. “Sebagus apapun kebijakan atau program yang kami laksanakan, akan lebih bermakna jika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, benar, dan dapat dipercaya,” ujarnya.
Joshua juga menegaskan bahwa media bukan hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui media, berbagai informasi mengenai kebijakan keimigrasian, pelayanan kepada masyarakat, dan pengawasan orang asing dapat disampaikan secara luas. “Kami memandang hubungan antara imigrasi dan media bukan hanya sebagai hubungan antara sumber informasi dan pemerintah, tetapi lebih dari itu, kita adalah mitra dalam menyampaikan informasi publik,” tambahnya.
Dalam era informasi yang bergerak cepat, Joshua mengingatkan pentingnya akurasi dan verifikasi dalam penyampaian informasi. Ia berharap kegiatan ini dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dan intensif antara Kantor Imigrasi dan rekan-rekan media. “Kami berharap media tidak ragu untuk berkomunikasi dengan kami jika ada informasi kemigrasian yang perlu dikonfirmasi,” tegasnya.
Joshua menekankan bahwa meskipun media memiliki independensi dalam menjalankan fungsi jurnalistik, sebagai institusi pemerintah, mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi publik secara transparan. “Dengan komunikasi yang baik, kita dapat meminimalkan kesalahpahaman dan bersama-sama menghadirkan informasi kemigrasian yang edukatif bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ini diharapkan tidak hanya berhenti pada hari itu saja, tetapi menjadi awal dari hubungan yang semakin erat, komunikasi yang terbuka, dan kolaborasi yang kuat antara Kantor Imigrasi dan seluruh insan media di Provinsi Gorontalo. “Mari kita bersama-sama membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat, di mana imigrasi memberikan informasi, media menyampaikan kepada masyarakat, dan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat,” tutup Joshua.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan kehadiran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Gorontalo. (Putra/Gopos)








