GOPOS.ID, GORONTALO – Debu beterbangan di jalan tanah yang baru saja diratakan. Suara knalpot motor trail memecah keheningan pagi di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Di balik seragam loreng, tampak sosok Dandim 1315/Kab. Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha dan Bupati Gorontalo, H.Sofyan Puhi menelusuri jalan rabat beton yang menjadi sasaran pekerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126.
Bukan sekadar meninjau, keduanya memilih menunggang motor trail simbol semangat kebersamaan dan kerja keras. Jalur menuju lokasi TMMD yang berbukit dan berlumpur justru menjadi tantangan yang dinikmati.
“Medannya memang berat, tapi semangat kita jauh lebih kuat,” ujar Letkol Arh Roma Laksana Yudha sambil tersenyum di sela-sela perjalanan.
Di setiap titik yang dikunjungi, tampak masyarakat menyambut hangat. Anak-anak melambaikan tangan, para warga menatap dengan bangga melihat jalan desa mereka kini mulai terbuka dan lebih mudah dilalui.
Bupati Gorontalo pun mengapresiasi dedikasi para prajurit dan warga yang bergotong-royong siang malam.
“Program TMMD bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tapi juga membangun hati dan semangat gotong royong,” ujar Bupati.
Kegiatan peninjauan ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia berubah menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa.
Sementara itu, sejumlah prajurit TMMD terus bekerja di lapangan menyelesaikan pengecoran rabat beton, perbaikan drainase, serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya.
Warga pun ikut turun tangan membawa air, semen, bahkan sekadar menyemangati para prajurit yang tak kenal lelah.
“Melihat langsung hasil kerja keras mereka membuat kami semakin yakin, Desa Tonala akan menjadi desa yang lebih maju,” tutup Dandim dengan nada optimistis.
Di balik lumpur dan debu, semangat kebersamaan itu tumbuh menghidupkan kembali makna sejati TMMD, dari desa untuk Indonesia.(isno/gopos)







