No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Cari Sensasi, Oknum Mahasiswa asal Bolmong Dibekuk Polisi

Admin by Admin
Rabu 16 Januari 2019
in Gorontalo, Hukum & Kriminal
0
2
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Maksud hati mencari sensasi. Agar terkenal layaknya selebriti. Tapi bukannya popularisasi yang didapati.  Justru diri dibekuk Polisi.

Di zaman yang serba canggih saat ini, membuat hampir segala hal menjadi mudah. Tak terkecuali mencari popularitas. Dengan modal smartphone, nama seseorang bisa melejit. Hanya dalam waktu yang singkat. Melebihi kandidat legislator yang pontang-panting serta siang malam mencari dukungan.

Fenomena mencari popularitas dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi ini turut mengilhami JRD alias Jeri. Pemuda asal Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaangmongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Baca juga : Angka Kemiskinan Gorontalo Turun Jadi 15,83 Persen

Berbekal smartphone serta akun media sosial (medsos) facebook miliknya, pemuda berusia 23 tahun itu mulai beraksi. Sebuah rekaman video lantas diungah dan kemudian dibagikan.

Isi rekaman video yang dibagikan lelaki berkulit sawo matang itu terbilang cukup sadis. Yaitu proses evakuasi seorang korban meninggal dengan kondisi tubuh terpotong dua.

Agar lebih menarik perhatian lagi, Jeri lantas menambahkan keterangan dalam rekaman video tersebut “Tabala dua gaess (emoticon api dan terkejut), jng dlu lwat di andalas,msi rawan”. Keterangan itu seolah-olah menginformasikan bila terjadi pertikaian yang menyebabkan seseorang meninggal. Orang tersebut meninggal akibat terkena senjata tajam. Pertikaian maut itu terjadi di wilayah Andalas (Jl.Jhon A Katili), Kota Gorontalo.

Baca Juga :  Kapolda Perjuangkan Putra-Putri Gorontalo Masuk Akpol
Baca juga : Awas! DBD Mulai Mengintai, 2018 Terjadi 14 Kasus Kematian

Postingan mahasiswa semester VII salah satu perguruan Tinggi Negeri di Gorontalo itu langsung menyebar luas. Selain turut dibagikan, kalangan nitizen juga turut memberikan komentar. Hanya dalam hitungan menit, postingan Jeri menjadi viral.

Nama JRD langsung melambung tinggi di kalangan dunia maya. Tapi baru berselang dua hari setelah menunggah rekaman video, Jeri justru didatangi tim buru sergap (buser) Polres Gorontalo Kota. Ia diciduk di kampung halamannya di Dumoga Barat, Bolmong.

Lho kok bisa? Ternyata rekaman video yang disebarluaskan pria berwajah oval itu adalah hoaks. Korban yang ada dalam rekaman video bukan merupakan korban pertikaian. Melainkan korban kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Dipicu Dendam, Pelaku Penembakan Panah Wayer di Limba U1 Berupaya Kabur ke Bolsel

“Yang bersangkutan membagikan video korban kecelakaan kendaraan bermotor. Dalam keterangan video tersebut, yang bersangkutan menulis tempat kejadian  di Terminal 42 Kota Gorontalo. Korban tersebut merupakan korban penganiayaan benda tajam akibat bentrok antar kelompok preman. Setelah kita cek di lokasi ternyata kejadian tersebut tidak benar,” terang Kapolres Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Hendy Senonugroho SIK.

Baca juga : 10 Motor, 50 Sepeda Disiapkan Panitia Hari Patriotik 23 Januari

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jeri pun harus menjalani pemeriksaan di Polres Gorontalo Kota. Lelaki bertubuh agak kurus itu terancam dijerat pelanggaran Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Gunakan media sosial secara bijaksana. Jangan mudah menyebarkan berita hoaks. Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, barang siapa menyebar berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat dapat dikenakan sanksi pidana 3-10 tahun,” ungkap Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono.(adm-02)

Tags: Polda GorontaloPolres Gorontalo KotaSebar Hoaks
Previous Post

Awas! DBD Mulai Mengintai, 2018 Terjadi 14 Kasus Kematian

Next Post

Progres Penyaluran DAK Fisik Kota Paling Rendah

Related Posts

Mantan Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudi Salahudin, melihat koleksi karawo yang ditampilkan UMKM binaan BI Gorontalo pada KKI 2026.  (Humas BI Gorontalo)
Gorontalo

UMKM Gorontalo Raup Rp298,3 Juta di KKI 2026, Naik 186,8 Persen

Senin 24 Agustus 2026
Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Sabet Penghargaan Pelayanan Prima (A) dari Kapolri

Senin 24 Agustus 2026
Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Insert: Ramlan Pomolango.
Gorontalo

Benarkah Eks Dosen Dizalimi? UMGO Sebut Purna Tugas 1 Juli 2026, Ini Pengakuan Kuasa Hukum Ramlan Pomolango

Minggu 23 Agustus 2026
Screenshot
Gorontalo

Tiga Hari di Botumotolioluwo, Calon Ambalan SMK Bina Taruna Gorontalo Belajar Menjadi Generasi Tangguh

Minggu 23 Agustus 2026
Hukum & Kriminal

Korban Penikaman di Heledulaa Utara Alami 15 Tusukan

Sabtu 22 Agustus 2026
Hukum & Kriminal

Gerak Cepat, Polisi Tangkap Pelaku Penikaman di Heledulaa Utara

Sabtu 22 Agustus 2026
Next Post

Progres Penyaluran DAK Fisik Kota Paling Rendah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Insert: Ramlan Pomolango.

    Benarkah Eks Dosen Dizalimi? UMGO Sebut Purna Tugas 1 Juli 2026, Ini Pengakuan Kuasa Hukum Ramlan Pomolango

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Tolak Aktivitas PT Celebes Bone Mineral, Deprov Gorontalo Jadwalkan RDP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Gorontalo Kota Sabet Penghargaan Pelayanan Prima (A) dari Kapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pusat Studi Kepolisian, UNG dan Polda Gorontalo Perkuat Kolaborasi Akademik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 950 Prestasi Ditorehkan Mahasiswa UNG Sepanjang 2025, Rektor: Jangan Pernah Lelah Mencintai UNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.