GOPOS.ID, MARISA – Rapat Paripurna Dewan ke-30 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pohuwato berlangsung khidmat di ruang sidang DPRD Kabupaten Pohuwato, Rabu (25/02/2026).
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menyampaikan apresiasi atas seluruh undangan untuk momentum bersejarah tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada tokoh sebelumnya dalam perjuangan berdirinya Kabupaten Pohuwato.
“Di usia ke-23 ini, meskipun belum terlalu tua, kita patut bersyukur karena perkembangan dan kemajuan daerah sudah mulai terasa di berbagai sektor,” ujar Saipul.
Saipul memaparkan sejumlah capaian pembangunan, salah satunya pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada 2021, pascapandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Pohuwato berada di angka 2,20 persen. Namun pada 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka tersebut melonjak menjadi 7,16 persen, melampaui target RPJMD sebesar 4,5 persen.
“Peningkatan ini mencerminkan penyelenggaraan pemerintahan yang berjalan efektif, serta iklim investasi yang semakin kondusif,” papar Saipul
Dari aspek kemiskinan, Saipul menjelaskan bahwa saat awal pembentukan daerah, angka kemiskinan di Pohuwato mencapai 62,34 persen. Melalui berbagai kebijakan pembangunan dan optimalisasi potensi daerah, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 15,24 persen pada 2025, melampaui target RPJMD sebesar 17 persen.
Meski demikian, ia mengakui angka tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Gorontalo sebesar 12,62 persen dan nasional sebesar 8,25 persen.
“Permasalahan kemiskinan sangat kompleks dan menjadi tantangan nasional maupun daerah. Karena itu, ini tetap menjadi fokus utama pemerintah,” tegasnya.
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran juga mengalami penurunan dari 3,46 persen pada 2023 menjadi 2,83 persen pada 2025, lebih baik dari target RPJMD sebesar 3,0 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pohuwato turut meningkat dari 68,67 pada 2022 menjadi 70,59 pada 2025, sesuai target RPJMD sebesar 70,5. Sementara itu, tingkat kesenjangan pendapatan (gini ratio) turun dari 0,413 pada 2024 menjadi 0,392 pada 2025, melampaui target 0,40.
“Capaian menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus pemerataan hasil pembangunan yang semakin membaik,” jelas Saipul
Salah satu capaian paling menonjol adalah lonjakan realisasi investasi. Pada 2022, investasi di Pohuwato tercatat sebesar Rp986,245 juta. Angka itu meningkat drastis pada 2025 menjadi Rp4.151.073.023.425 atau naik 421 persen.
“Selama empat tahun terakhir, Kabupaten Pohuwato menyumbang realisasi investasi tertinggi di Provinsi Gorontalo,” ungkap Saipul.
Di bidang pelayanan publik, Kabupaten Pohuwato juga mencatat prestasi membanggakan. Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Pohuwato meraih nilai A- dengan skor 4,07, tertinggi di antara kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Saipul berharap momentum HUT ke-23 menjadi energi baru bagi seluruh elemen daerah untuk terus memperkuat sinergi dalam percepatan pembangunan.
“Dengan kebersamaan, kerja keras, dan dukungan semua pihak, kita optimistis Kabupaten Pohuwato akan terus maju dan berkembang menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








