GOPOS.ID, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menghimbau masyarakat untuk menghentikan seluruh aktivitas di kompleks masjid saat azan berkumandang. Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap panggilan salat serta menjaga kekhusyukan ibadah berjamaah.
“Semua aktivitas dihentikan, dilanjutkan kembali setelah salat berjamaah,” ujar Sofyan usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturahman Limboto, Jumat (5/9/2025).
Sofyan mencontohkan Masjid Agung Baiturahman Limboto yang kerap difungsikan ganda, yakni sebagai pusat ibadah dan juga ruang aktivitas masyarakat. Menurutnya, ketertiban dalam menghentikan kegiatan saat azan merupakan kesepakatan penting agar fungsi utama masjid tetap terjaga.
Ia menekankan, aturan ini bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari tuntunan Rasulullah SAW. Masyarakat diimbau untuk menghormati azan dengan berhenti sejenak, mendengarkan, lalu bersiap melaksanakan salat fardu.
“Kalau ini bisa kita jalankan bersama, maka makna peringatan Maulid Nabi tidak hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Sofyan.
Lebih lanjut, ia berharap imbauan ini dapat menumbuhkan disiplin beribadah, terutama di kalangan generasi muda. Dengan begitu, masjid tetap menjadi pusat kegiatan sosial, namun ibadah berjamaah tetap menjadi prioritas utama.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi sebagai titik awal perubahan. Azan adalah panggilan mulia yang harus dihormati, dan salat berjamaah adalah wujud nyata kebersamaan umat,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








