GOPOS.ID, KAB. GORONTALO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan alasan utama pemberhentian dari sepuluh kepala sekolah yang dinilai tak mampu mengebut angka vaksinasi di sekolahnya masing-masing.
Selain karena kurangnya angka partisipasi pelaksanaan program vaksinasi di sekolahnya, kepala sekolah ini diberhentikan dikarenakan kinerjanya yang dinilai kurang maksimal .
“Kurangnya partisipasi vaksinasi covid – 19 hanya salah satu indikator penilaian pemberhentian tersebut, karena mereka tidak bisa menangani masalah vaksinasi di sekolah,” Ungkap Nelson, Kamis,(15/12/2021).
Nelson menjelaskan, para kepala sekolah ini juga diberhentikan karena ada beberapa sikap, moral serta etika yang dianggap kurang baik.
Baca Juga: Dinilai Tak Mampu Kebut Vaksinasi Siswa, 10 Kepsek di Kab. Gorontalo Diberhentikan
“Yang menjadi dasar kita ialah kompetensi kepala sekolah atau syarat menjadi kepala sekolah, baik kinerjanya kreatifitasnya, inovasi-inovasinya serta prestasi,” katanya.
“Terakhir ialah, integritas baik nilai maupun sikap, dan perlu ditegaskan semuanya sudah kita evaluasi,” tandasnya. (Putra/Gopos)







![Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/7/2021). [Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]](https://gopos.id/wp-content/uploads/2021/12/zzzzzzzzzzzzzzkmwmoeiw-75x75.jpg)
