No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Bocah 4 Tahun Dibunuh Orang Tuanya, Mayatnya Dibiarkan Mengering 4 Bulan

Hasan by Hasan
Selasa 18 Mei 2021
in Nasional
0
Ilustrasi kekerasan pada anak. (istimewa)

Ilustrasi kekerasan pada anak. (istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Sosok mayat bocah perempuan berusia 4 tahun ditemukan mengering dalam kamar mengegerkan warga Temanggung, Jawa Tengah. Bocah yang diketahui bernama Aisyah itu diduga dibunuh orang tuanya sekitar 4 bulan lalu. Ironinya selama kurun waktu tersebut tak satupun kerabat yang tahu.

Melansir laman suara.com, kabarnya bocah yang duduk di bangku SD itu diduga orang tuanya karena nakal. Dalam narasi yang beredar di media sosial, orangtua mengeluhkan Aisyah yang nakal dan kemudian dirukyah dengan beberapa kali ritual penyiksaan.

Belakangan Aisyah meninggal dunia dan dibiarkan begitu saja. Tak dikubur sampai ditemukan tinggal tulang belulangnya saja.

Akun Facebook Eris Riswandi mengungkapkan kronologi temuan mayat tulang belulang itu. Dalam narasinya, Eris menceritakan, awalnya lebaran kemarin, tante Aisyah bertanya keberadaan Aisyah kepada kakek bocah SD tersebut. Sang kakek menjelaskan Aisyah sudah sakit 4 bulan belakangan ini dan tak pernah berkunjung ke rumah kakeknya tersebut.

Baca Juga :  Jalan Piola Isa Dipadati Warga, Sosok Perempuan Ini Diduga Dibunuh Pakai Samurai

Kemudian si kakek dan tante Aisyah ini berinisiatif mendatangi rumah Aisyah. Begitu sampai di sana, keduanya dikagetkan dengan Aisyah, bocah 4 tahun, yang sudah jadi mayat dan tinggal kerangka tulang belulangnya.

Baca juga: Kericuhan di Pos Perbatasan: Polres Bone Bolango Lakukan Mediasi, Penerobos Minta Maaf

Orang tua Aisyah menjelaskan Aisyah dirukiah pada 4 bulan lalu karena bocah itu nakal. Kakek dan tante Aisyah pun melaporkan temuan ini ke perangkat desa dan diteruskan ke kepolisian.

Polisi datang ke lokasi pada Ahad (16/5/2021) tengah malam untuk menyelidiki penemuan mayat berkelamin perempuan berinisial ALH (7) di Desa Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi di Temanggung, mengatakan pada Minggu 16 Mei 2021 sekitar pukul 23.00 Polsek Bejen Polres Temanggung mendapat laporan dari warga dan Kepala Desa Bejen ada penemuan mayat di salah satu rumah warga.

Baca Juga :  MUI Sebut Jemaah Aolia di Gunung Kidul Menyimpang

“Petugas polsek lantas mendatangi lokasi, kemudian menemukan mayat anak perempuan di dalam kamar,” katanya dikutip dari Hops.id–jaringan Suara.com, Senin (17/5/2021).

Petugas, kata dia, lalu melakukan olah tempat kejadian perkara. Sampai sekarang masih penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Benny mengatakan bahwa penyelidikan masih berjalan. Dalam kasus ini, kepolisian mengamankan empat orang.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap ibu dan bapak dari anak tersebut serta dua tetangganya,” katanya.

Menyinggung soal penyebab anak itu meninggal, Benny mengatakan jajarannya masih mendalami. Pada hari Senin, tim Dokpol Polda Jateng melakukan autopsi terhadap korban.

“Nanti keterangan dari tim Dokpol Polda Jateng itulah kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” katanya.

Disampaikannya, kalau dugaan dari keterangan awal anak tersebut sudah meninggal sekitar 4 bulan lalu.

“Posisi mayat ada di dalam kamar, kondisinya kering, tinggal kulit dan tulang. Akan tetapi, kami lihat dari hasil autopsi saja,” katanya.(adm-02/gopos)

Tags: Bocah 4 TahunJawa TengahPembunuhan
Previous Post

Kericuhan di Pos Perbatasan: Polres Bone Bolango Lakukan Mediasi, Penerobos Minta Maaf

Next Post

Banjir Bandang Terjang Desa Popayato, Pohuwato

Related Posts

Nasional

Prajurit Yonif 713/Satya Tama Ikut Bangun Jembatan Merah Putih di Papua

Rabu 14 Oktober 2026
Nasional

DPC GMNI Jakarta Timur Gelar PPAB Raya, Perkuat Ideologi dan Konsolidasi Kader di Era Digital

Senin 12 Oktober 2026
Gorontalo

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton

Jumat 9 Oktober 2026
Komisi VII DPR RI melaksanakan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap para calon Dewas RRI, Rabu (7/10).(Foto: Antara)
Nasional

Komisi VII DPR Tetapkan Lima Dewas RRI Periode 2026–2031, Satu Putra Gorontalo

Rabu 7 Oktober 2026
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (9/9/2026). (Foto: Antara)
Nasional

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah SMA Gibran

Rabu 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabuming saat membuka pameran INACRAFT Jakarta, Rabu (7/10/2026) (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Nasional

Gibran: Jika Tidak Lulus SMA, Tidak Mungkin Bisa Kuliah di Singapura

Rabu 7 Oktober 2026
Next Post
Banjir bandang Popayato

Banjir Bandang Terjang Desa Popayato, Pohuwato

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.