GOPOS.ID, GORONTALO – Kepergian Presiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggalkan kenangan mendalam. Tak terkecuali masyarakat Gorontalo. Sebagai bentuk penghormatan atas karya-karya yang dilahirkan, alm. BJ Habibie diberi anugerah gelar adat “Taa Lopo Lolade Tilango”.
Anugerah gelar adat itu diberikan dewan adat beserta lima lembaga adat Gorontalo. Anugerah khusus yang disebut “Gara’i” itu diberikan pada prosesi “Hileyiya Wopato Pulu Huyi”. Yaitu doa arwah hari ke-40 di kediaman almarhum di Patra Kuningan, Jakarta, Senin (28/10/2019).
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum atas sambutan dan dukungannya sehingga upacara adat ini bisa terlaksana. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, pemegang gelar adat “Tauwa lo Lipu” atau pemimpin negeri.
Semasa hidup, BJ Habibie sudah memiliki “Pulanga” atau gelar adat Gorontalo. Mantan Menristek era Soeharto itu dianugerahi gelar adat “Ti Tilango lo Madala” yang bermakna Cahaya Negeri. Pemberiaan Gara’i melengkapi penghargaan orang Gorontalo kepada salah satu putra terbaiknya itu.
Berbeda dengan Pulanga, Gara’i diberikan kepada orang yang telah meninggal atas jasa-jasanya. Gara’i tidak harus pejabat atau mantan pejabat, tapi siapa saja yang punya karya besar yang diharapkan bisa menginspirasi orang yang masih hidup.
Gara’i “Taa Lopo Lolade Tilango” bermakna putra terbaik yang dapat menyebarluaskan perwujudan ilmu dan teknologi serta tokoh yang diakui oleh internasional. Lima negeri adat atau “Ulimo lo Pohalaa” yakni Suwawa, Limboto, Gorontalo, Atinggola, dan Bulango.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Gorontalo menyampaikan belasungkawa atas kepergian beliau, dan turut mendoakan semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima disisi-Nya,” ujar Rusli.
Baca juga: Jatah Kouta CPNS Gorontalo 757 Orang, Terbanyak Kabupaten Gorontalo
Selain dihadiri oleh keluarga besar almarhum dan pemangku adat. Pemberian Gara’i dihadiri oleh Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf dan Wabup Gorut Thariq Modanggo.
Hadir juga tokoh-tokoh Gorontalo di Jakarta seperti mantan Menpora Adhyaksa Daud dan Henki Uno, ayah dari Sandiaga Uno.(hms/adv-02/gopos)