No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Duke Arie Widagdo Tak Pernah Berniat Menjatuhkan Harkat Martabat Seseorang

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Sabtu 30 Juli 2022
in Gorontalo
0
Konferensi Pers yang dipimpin Lukman Ismail,S.H.,M.H dengan juru bicara Andi Aulia Arifuddin,S.H.,M.H. saat dan Hasnia,SH.M.H di Kantor DPD Ikadin Provinsi Gorontalo, Sabtu (30/7/2022). (Foto: Putra/Gopos)

Konferensi Pers yang dipimpin Lukman Ismail,S.H.,M.H dengan juru bicara Andi Aulia Arifuddin,S.H.,M.H. saat dan Hasnia,SH.M.H di Kantor DPD Ikadin Provinsi Gorontalo, Sabtu (30/7/2022). (Foto: Putra/Gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Menanggapi sejumlah pemberitaan di sejumlah media yang memberitakan terkait Kasus Korupsi Dana Bansos Bone Bolango yang menyatakan adanya putusan Komisi Yudisial terhadap Hakim EN yang memutus praperadilan mengenai pembatalan SP3 Hamim Pou, nampaknya menimbulkan persoalan baru.

Pasalnya klarifikasi yang dibuat Dr. Duke Arie Widagdo diadukan oleh hakim EN melalui kuasa hukumnya Rommy Pakaya, S.H dan Frangki Uloli,S.H di Polres Gorontalo Kota atas dugaan pencemaran nama baik.

Namun sejatinya Dr. Duke Arie tak sedikit pun ada niatan untuk menjatuhkan harkat martabat seseorang, apalagi status dari orang tersebut adalah hakim.

“Apa yang disampaikan Duke Arie adalah fakta, termasuk sanksi yang diberikan Komisi Yudisial (KY) terhadap hakim tersebut,” ungkap salah satu tim kuasa hukum Dr Duke Arie Andi Aulia Arifuddin,S.H.,M.H. saat konferensi pers yang dipimpin Lukman Ismail,S.H.,M.H dengan juru bicara Hasnia,SH.M.H di Kantor DPD Ikadin Provinsi Gorontalo, Sabtu (30/7/2022).

Konferensi Pers yang dipimpin Lukman Ismail,S.H.,M.H dengan juru bicara Andi Aulia Arifuddin,S.H.,M.H. saat dan Hasnia,SH.M.H di Kantor DPD Ikadin Provinsi Gorontalo, Sabtu (30/7/2022).

Lanjut dia, terhadap adanya aduan yang sudah dilaporankan ke Polres Gorontalo Kota itu, direspon sejumlah advokat yang tergabung di dalam Organisasi Advokat Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) ikut membela Ketua DPD IKADIN Provinsi Gorontalo itu.

Ditempat yang sama, Hasnia,SH.M.H mengatakan pembuatan rilis oleh Dr. Duke Arie yang dikutip oleh sejumlah media
untuk mengkonter berita-berita mengenai persoalan dugaan kasus Bansos yang melibatkan kliennya yakni Hamim Pou.

“Sebab sejauh ini tidak ada keberimbangan di dalam pemberitaan-pemberitaan yang
menyudutkan Hamim Pou yang merupakan klien dari ketua Duke Arie, sehingga rilis tersebut dibuat dan diberikan kepada rekan-rekan untuk menjadi bahan berita dari pihak Hamim Pou,” ujarnya menerangkan.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Kembali Salurkan Bantuan Langsung Pangan

Baca Juga: Ngamuk Minta Balikin Barang usai Putus, Pria Ini Gelut Sama Mantan Pacar

Selain itu, putusan Komisi Yudisial (KY) RI terhadap hakim yang dimaksud adalah
benar dan putusan sudah dijelaskan di dalam rilis yang dimuat.

“Dalam rilis pemberitaan yang dikeluarkan Duke Arie tidak pernah menyebutkan secara jelas dan gamblang soal nama lengkap dari Hakim praperadilan. Begitu pun dengan ketentuan sanksi yang diberikan, klien kami Duke Arie TIDAK PERNAH menyebutkan sanksi berat yang
dijatuhkan kepada hakim EN, melainkan kalimat “ Hakim EN terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Prilaku Hakim,” Lanjutnya.

Baca Juga: Airlangga: Tahun Baru Islam, Optimisme Baru Umat Bangkit Setelah Pandemi

Hasnia menjelaskan, sebagaimana yang ada dalam putusan KY tersebut. Namun setelah berita tersebut tayang dan di follow up oleh beberapa media, ternyata nama Hakim EN
disebutkan secara jelas dan media mengansumsikan sendiri “SANKSI BERAT” kepada Hakim EN serta mengabaikan rilis yang dikeluarkan Duke Arie sebelumnya.

“Duke Arie kaget ketika sumber berita dilaporkan oleh Hakim EN melalui Kuasa Hukumnya yakni Romi Pakaya,SH dan Frengky Uloli,SH dengan tuduhan Pencemaran Nama Baik dan penyebaran berita bohong melalui media elektronik sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 27 ayat 3 UU ITE,” jelasnya.

Hasnia mengatakan, pihaknya sebagai kuasa hukum Duke Arie, merasa di dalam laporan yang dibuat terdapat banyak kekeliruan. Segi formil maupun materil tidak terpenuhi. Dimana formil dalam laporan itu tidak dihadiri langsung oleh korban yang menjadi objek teradu, namun hanya melalui kuasanya padahal ini merupakan Delik Aduan. Unsur Materil dimana putusan KY atas hakim yang bersangkutan memang ada. Terlepas dari EN menerima atau tidak putusan KY tersebut. Namun putusan itu ada dengan tebal 20 halaman, dan telah diterima oleh Pelapor Hamim Pou.

Baca Juga :  Pemkab Gorontalo Janji Bayar TPP Pegawai Sebelum Lebaran

“Kata-kata yang disampaikan Duke Arie bukan merupakan kata-kata karangan sendiri tanpa dasar hukum yang mendukung pernyataan tersebut,”katadia.

“Pernyataan klien kami Duke Arie tidak dengan makna menyiarkan kabar bohong/fitnah dengan menyebutkan nama/pejabat tertentu yang belum diproses hukum,” imbuhnya.

Baca Juga: Buron 4 tahun, Terpidana Kasus Pembunuhan Ditangkap Tim Tabur Kejati Gorontalo di Banggai

Lebih lanjut, tuduhan-tuduhan Hakim EN dan Kuasa Hukumnya banyak kejanggalan yang kekeliruan, baik dari materil dan formil serta siapa yang seharusnya dijadikan objek laporan. Maka ini akan menjadi
bahan pertimbangan pihaknya untuk menentukan sikap atau langkah
hukum selanjutnya.

“Klien kami telah memberikan salinan Putusan Komisi Yudusial kepada kami selaku Tim Kuasa Hukum untuk nantinya akan ditunjukkan dihadapan penyelidik/penyidik atas laporan Hakim EN atau Kuasanya tersebut,”ucapnya.

“Jika Laporan yang dibuat oleh Pelapor dalam hal ini Kuasa Hukumnya Rommy Pakaya di Polres Gorontalo Kota tidak terbukti maka kami akan mempertimbangkan untuk melakukanLaporan Balik karena telah membuat Laporan Palsu yang telah merugikan nama baik klien kami,” tandasnya. (Putra/Gopos)

Tags: Duke Arie WidagdoGorontalo
Previous Post

Buron 4 tahun, Terpidana Kasus Pembunuhan Ditangkap Tim Tabur Kejati Gorontalo di Banggai

Next Post

Diadukan ke Polisi, 45 Advokat Siap Dampingi Duke Arie

Related Posts

Gorontalo

Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

Kamis 15 Oktober 2026
Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Penyalahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Gorontalo Deportasi 3 WNA Cina  

Selasa 13 Oktober 2026
Gorontalo

BMKG: Kualitas Udara di Gorontalo Tidak Sehat Akibat Asap Karhutla

Senin 12 Oktober 2026
Next Post
Konferensi Pers yang dipimpin Lukman Ismail,S.H.,M.H dengan juru bicara Andi Aulia Arifuddin,S.H.,M.H. saat dan Hasnia,SH.M.H di Kantor DPD Ikadin Provinsi Gorontalo, Sabtu (30/7/2022). (Foto: Putra/Gopos)

Diadukan ke Polisi, 45 Advokat Siap Dampingi Duke Arie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jeffry Rumampuk: Solidaritas ASN untuk Wali Kota Harus Dilihat Proporsional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.