GOPOS.ID, GORONTALO – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Gorontalo menggelar aksi damai di pelataran Kampus 1 pada hari Kamis, 22 Oktober 2026, mulai pukul 11.00 hingga selesai. Aksi ini diadakan sebagai bentuk protes terhadap tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang oknum dosen terhadap mahasiswi di kampus tersebut.
Salah satu masa aksi menyebut, tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dosen ini bukanlah kasus baru. Sebelumnya, oknum tersebut diduga pernah mengajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), namun setelah terjadinya insiden tersebut, ia dipindahkan ke Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD). Meskipun ada korban lain yang mengalami tindakan serupa, banyak dari mereka yang tidak berani untuk berbicara. Hanya dua korban yang memiliki keberanian untuk mengungkapkan kasus ini, sehingga mendorong terkuaknya masalah ini ke publik.
Aksi damai ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi mahasiswa untuk bersatu dalam menuntut keadilan dan menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman bagi semua. (Putra/Gopos)








