GOPOS.ID, JEMBER – Pengendara yang melintas di sekitar Pasar Tanjung, Jember, perlu menyesuaikan rute mulai Senin, 5 Oktober 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jember bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) akan menguji perubahan sirkulasi kendaraan di Jalan Diponegoro.
Uji coba dijadwalkan dimulai pukul 05.00 WIB. Rekayasa ini menjadi bagian evaluasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) kawasan Pasar Tanjung.
Kepala Dishub Jember Gatot Triyono mengatakan, perubahan tersebut disiapkan setelah evaluasi terhadap distribusi arus kendaraan di sejumlah ruas sekitar Pasar Tanjung.
“Pada periode tertentu, peningkatan kepadatan dan antrean terpantau di sejumlah titik,” kata Gatot dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).
Sejumlah titik yang terpantau mengalami kepadatan antara lain Jalan Ahmad Yani ruas Pemkab Jember–Tugu Koperasi dan Jalan Trunojoyo hingga Simpang Fore.
Kepadatan juga ditemukan di Simpang 3 Gajah Subroto. Kondisi tersebut menjadi bahan pertimbangan Forum LLAJ dalam menyusun skema pengaturan baru.
Evaluasi juga mempertimbangkan masukan warga yang disampaikan melalui media sosial serta kanal pengaduan Wadul Gus’e.
Salah satu masukan berkaitan dengan akses kendaraan dari arah Gebang dan Sultan Agung menuju Talangsari serta kawasan Pasar Tanjung.
Perubahan akses dinilai berdampak terhadap jarak dan waktu tempuh. Sebagian kendaraan juga berpotensi masuk ke ruas yang mengalami kepadatan pada jam tertentu.
Forum LLAJ kemudian menyepakati uji coba perubahan sirkulasi kendaraan di Jalan Diponegoro sebagai tindak lanjut hasil evaluasi tersebut.
Dalam skema baru, kendaraan dari arah utara menuju selatan akan diarahkan melalui Jalan Trunojoyo.
Pengaturan itu ditujukan untuk membagi arus kendaraan yang sebelumnya terkonsentrasi pada koridor Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Tugu Koperasi.
“Kondisi lalu lintas akan terus dipantau untuk melihat efektivitas pengaturan baru,” ujar Gatot.
Pemantauan meliputi kepadatan kendaraan, panjang antrean, waktu perjalanan, serta kemudahan akses masyarakat menuju Pasar Tanjung dan ruas sekitarnya.
Dishub bersama Satlantas juga akan menyesuaikan perlengkapan jalan, memperkuat pengaturan, serta melakukan pengamanan pada sejumlah titik simpul selama uji coba.
“Pengendara diminta memperhatikan rambu, marka, dan arahan petugas selama masa uji coba,” kata Gatot.
Pengendalian parkir turut dilakukan untuk mengurangi hambatan samping. Simpang Semar menuju Samanhudi dan kawasan Jalan Trunojoyo menjadi titik yang mendapat perhatian khusus.
Hasil pelaksanaan uji coba akan menjadi bahan evaluasi Forum LLAJ untuk menentukan kebutuhan penyempurnaan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Tanjung dan ruas sekitarnya.(kur)








