GOPOS.ID, GORONTALO KOTA – Sebuah kebakaran terjadi di Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo, tepatnya di kompleks Jembatan Biawu. Kebakaran tersebut melibatkan tiga bangunan rumah yang mengalami kerusakan parah. Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo, Mohammad Lutfi, memberikan penjelasan terkait kebakaran tersebut.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan kepada pihak Damkar pada pukul 14:06. Respon cepat dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani situasi tersebut. Lutfi menjelaskan bahwa upaya penanganan awal berjalan dengan baik, dan petugas berhasil mencegah penyebaran api yang lebih luas.
Dari hasil pengamatan sementara, dua bangunan dilaporkan mengalami kerusakan hampir 100 persen, sementara satu bangunan lainnya mengalami kerusakan sekitar 90 persen. Pihak berwenang masih menyelidiki sumber kebakaran dan mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden ini.
“Proses pendataan kerugian masih berlangsung. Kami akan menghitung kembali isi bangunan dan luasan bangunannya,” ungkap Lutfi, Rabu (26-8-2026).
Meskipun kerugian material belum dapat dipastikan, kabar baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Masyarakat setempat juga berperan aktif dalam menyelamatkan barang-barang berharga sebelum api menyebar lebih luas.
Sekitar 20 personel dari Damkar Kota Gorontalo dikerahkan untuk menangani kebakaran ini, dibantu oleh satu unit dari Damkar Provinsi dan satu unit dari Damkar Bone Bolango. Lutfi menambahkan bahwa meskipun tidak ada kesulitan yang berarti dalam penanganan, kondisi angin yang kencang menjadi tantangan tersendiri, terutama di musim kering ini. (Putra/Gopos)







