GOPOS.ID, Gorontalo — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana banjir dilakukan di Desa Hutadaa, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Pemerintah Desa Hutadaa memasang papan peta jalur evakuasi banjir pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Peta tersebut memuat informasi mengenai rute aman serta titik kumpul sementara yang dapat digunakan masyarakat ketika terjadi banjir. Pemasangan papan ini juga diharapkan membantu warga mengenali jalur evakuasi yang tersedia di lingkungan desa sebelum kondisi darurat terjadi.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi mahasiswa KKN-PK UNG dengan aparat Pemerintah Desa Hutadaa sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Lokasi pemasangan peta dipilih dengan mempertimbangkan sejumlah titik yang berpotensi terdampak banjir serta lokasi yang sering dilalui warga. Papan peta ditempatkan pada area yang mudah terlihat agar informasi di dalamnya dapat diketahui dan dipahami masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PK UNG bersama Pemerintah Desa terlebih dahulu menentukan lokasi pemasangan berdasarkan kondisi lingkungan dan titik-titik yang berpotensi terdampak banjir.
Setelah lokasi ditentukan, papan peta jalur evakuasi dipasang pada tempat yang mudah dijangkau secara visual oleh masyarakat. Peta tersebut memberikan gambaran mengenai arah jalur penyelamatan dan lokasi titik kumpul.
Keberadaan peta jalur evakuasi ini diharapkan dapat mengurangi kebingungan dan kepanikan warga ketika banjir terjadi. Masyarakat juga diharapkan sudah memiliki gambaran mengenai arah yang harus ditempuh untuk menuju lokasi yang lebih aman.
Selain menjadi petunjuk saat keadaan darurat, pemasangan peta tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mempersiapkan diri dan memahami langkah-langkah evakuasi sebelum bencana terjadi.
Kolaborasi mahasiswa KKN-PK UNG dan Pemerintah Desa Hutadaa ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa selama berada di desa, khususnya dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesiapsiagaan masyarakat. (adm03/gopos)







