GOPOS.ID, BONE BOLANGO -Kantor Pencarian Pertolongan Gorontalo membeberkan dua identitas bocah tewas tenggelam di Sungai Bone, Kecamatan Suwawa Bone Bolango, Sabtu sore (1-8-2026).
Dio Danu Wardana, Komandan Tim Pencarian SAR Gorontalo menjelaskan kronologis awal kedua bocah tenggelam di sungai Bone. Awalnya Operasi dimulai pada sore hari, tepatnya pukul 14:45, setelah informasi diterima di pusat operasi.
Ia menyebut ada enam orang bocah yang sedang berenang di sungai. Dari enam orang tersebut, empat berhasil mencapai tepi sungai, namun dua lainnya mengalami tenggelam. Salah satu dari 2 korban tenggelam mencoba menolong temannya, namun sayangnya, ia juga ikut menjadi korban.
Tim SAR tiba di lokasi kejadian pada pukul 15:15 dan segera melakukan pencarian dengan teknik penyelaman. Alat yang digunakan dalam pencarian ini termasuk peralatan selam, serta dukungan dari personil yang menggunakan truk untuk transportasi.
“Korban pertama bernama Hajrin Hujuli, berusia 13 tahun, dan korban kedua adalah Muhammad Ashar Pioke, berusia 14 tahun,” ujarnya diwawancarai awak media.
Kedalaman Sungai Bone Suwawa bervariasi, dengan beberapa area yang dangkal dan tiba-tiba menjadi dalam. Hal ini menambah tantangan dalam operasi penyelamatan yang dilakukan oleh tim SAR. (Putra/Gopos)







