GOPOS.ID, MARISA – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato memasuki tahapan kompetensi teknis. Tahapan ini menjadi salah satu penentu dalam menjaring pejabat yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan kepemimpinan untuk mengisi jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah, berlangsung di Caffe Oma Marisa, Sabtu (25/07/2026).
Tahapan kompetensi teknis merupakan lanjutan dari rangkaian seleksi yang sebelumnya telah dilalui para peserta, mulai dari seleksi administrasi, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, hingga tes potensi. Peserta yang mengikuti tahapan ini merupakan para pejabat administrator, terdiri atas kepala bagian, sekretaris dinas, hingga camat yang telah dinyatakan memenuhi syarat pada tahapan sebelumnya.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menegaskan seleksi terbuka tidak hanya bertujuan mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi upaya pemerintah daerah mendapatkan pemimpin birokrasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan aparatur sipil negara terbaik yang dimiliki Kabupaten Pohuwato. Namun, proses seleksi akan menetapkan peserta dengan hasil terbaik berdasarkan kompetensi dan kemampuan yang dimiliki.
“Saya tidak bisa menentukan siapa yang akan terpilih, karena bapak dan ibu yang hadir di hadapan kami adalah orang-orang yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing,” ujar Saipul.
Saipul menekankan pejabat yang nantinya terpilih harus mampu menjadi motor penggerak perubahan di setiap organisasi perangkat daerah, memiliki integritas tinggi, bekerja secara profesional, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan dan pelayanan yang diberikan.
“Seluruh ASN terbaik yang dimiliki Kabupaten Pohuwato, namun dalam proses ini tentu akan dipilih peserta dengan nilai terbaik untuk mengisi jabatan yang lowong. Kita ingin memastikan setiap pejabat yang terpilih mampu membawa perubahan positif, bekerja dengan hati, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tekan Saipul
Saipul juga mengingatkan tahapan kompetensi teknis merupakan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinan, wawasan, serta inovasi yang dimiliki dalam mengelola organisasi pemerintahan.
“Ini kesempatan bagi saudara untuk membuktikan kapasitas, kapabilitas, dan karakter kepemimpinan. Tunjukkan saudara tidak hanya mampu memimpin unit kerja, tetapi juga mampu menjadi teladan, penggerak inovasi, serta penjaga nilai-nilai pelayanan publik,” pesan Saipul
Saipul menyampaikan keberhasilan seleksi ini akan menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi di Kabupaten Pohuwato.
“Semoga seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar layak mengemban amanah. Mari kita jadikan seleksi ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi Pemerintah Kabupaten Pohuwato,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








