GOPOS.ID, GORONTALO – Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani melakukan serangkaian koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo guna memastikan kesiapan pelaksanaan acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Rangkaian koordinasi diawali dengan kunjungan ke Markas Komando Resor Militer (Makorem) 133/Nani Wartabone yang disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek kesiapan pelaksanaan kegiatan, khususnya terkait dukungan pengamanan dan kelancaran agenda nasional yang akan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Direktur Utama Perum BULOG melakukan kunjungan ke Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo dan diterima langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Widodo Pertemuan tersebut membahas sinergi dan langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan PENAS berjalan aman dan lancar.
Sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor, Direktur Utama Perum BULOG juga menghadiri rapat persiapan yang diselenggarakan di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen BULOG untuk mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 sebagai momentum strategis dalam memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan nasional.
“PENAS merupakan ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, petani, nelayan, serta seluruh pemangku kepentingan pangan. BULOG siap mendukung dan bersinergi dengan seluruh pihak agar penyelenggaraan kegiatan ini berjalan sukses, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi salah satu agenda nasional strategis yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah dari seluruh Indonesia. Kehadiran Presiden Republik Indonesia pada acara puncak diharapkan menjadi penguat semangat transformasi sektor pangan menuju terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Melalui koordinasi yang intensif bersama TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Perum BULOG optimistis pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses. (Isno/rls/gopos)







