GOPOS.ID, JEMBER – Warga Afdeling Trate Kebun Kalisanen Kotta Blater, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, kini resmi menikmati aliran listrik PLN setelah penantian bertahun-tahun.
Penyalaan listrik dilakukan Jumat (8/5/2026). Suasana haru menyelimuti warga yang sejak lama berharap penerangan listrik masuk kawasan perkebunan tersebut.
Acara diawali santunan anak yatim dan lansia. Setelah itu, warga mengikuti doa bersama dan tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya listrik PLN.
Prosesi penyalaan simbolis dilakukan Camat Tempurejo Muhammad Najmul Huda bersama sejumlah unsur Muspika, PLN ULP Ambulu, serta manajemen Kebun Kalisanen Kotta Blater.
Manajer Kebun Kalisanen Kotta Blater, Tatang Setiawan, menyebut program tersebut terlaksana berkat dukungan banyak pihak.
“Kami sangat bersyukur instalasi listrik PLN akhirnya terealisasi dengan lancar dan cepat,” ujar Tatang Setiawan.
Ia menjelaskan, total sambungan baru mencapai 101 titik. Rinciannya empat fasilitas umum dan 97 rumah warga maupun karyawan perkebunan.
“Terima kasih kepada Pemkab Jember, PLN, Muspika Tempurejo, Pemerintah Desa Curah Nongko, serta semua pihak yang membantu program ini,” katanya.
Menurut Tatang, hadirnya listrik diharapkan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perkebunan.
“Kami berharap warga semakin semangat bekerja, lebih produktif, dan memperoleh manfaat besar dari hadirnya listrik PLN,” ucapnya.
Camat Tempurejo Muhammad Najmul Huda menilai keberadaan listrik sangat penting bagi aktivitas masyarakat dan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
“Semoga listrik ini mendukung kegiatan warga sehari-hari, membantu pendidikan anak-anak, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Najmul Huda.
Warga menyambut penyalaan listrik dengan penuh antusias. Kehadiran jaringan PLN dinilai menjadi simbol kemajuan sekaligus pemerataan pembangunan di kawasan Afdeling Trate.(kur)








