No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Tenaga Kerja Gorontalo Bertambah 33.836 Orang, Namun Pengangguran Naik

Hasan by Hasan
Rabu 6 Mei 2026
in Gorontalo
0
Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, M.Stat

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, M.Stat

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada awal 2026 diikuti peningkatan penyerapan tenaga kerja. Namun, di tengah bertambahnya jumlah pekerja, tingkat pengangguran justru ikut meningkat. Hal ini menggambarkan masih adanya ketimpangan antara ketersediaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan.

Data ketenagakerjaan Februari 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, menunjukkan jumlah angkatan kerja di Provinsi Gorontalo meningkat seiring bertambahnya penduduk usia kerja. Pada Februari 2026 jumlah angkatan kerja sebanyak 670.242 orang atau bertambah 35.255 orang dibandingkan Februari 2025. Dari jumlah pertambahan tersebut, yang terserap bekerja sebanyak 33.836 orang, sehingga terdapat sebanyak 1.149 orang pengangguran. Bertambahnya pengangguran baru ini membuat jumlah pengangguran di Gorontalo pada Februari 2026 menjadi sebanyak 21,236 orang.

“Konsep pengangguran adalah tidak terserapnya angkatan kerja yang tersedia dengan lapangan kerja yang ada. Pada Februari 2026 angkatan kerja di Gorontalo ada sebanyak 35 ribu orang. Ternyata yang bisa diserap oleh lapangan kerja sebanyak 33 ribu orang, maka sisanya menjadi penangguran. Itu konsep pengangguran yang kami catat,”  ungkap Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Pelantikan DPRD Kabgor Ricuh, Mahasiswa Baku Pukul dengan Polisi

BPS mendefinisikan pengangguran dalam empat kategori. Yakni orang-orang yang sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan, serta sudah punya pekerjaan tapi belum mulai bekerja.

Agus Sudibyo menjelaskan, secara persentase tingkat pengangguran terbuka di Gorontalo memang terjadi penurunan dari Agustus 2025 ke Februari 2026. Namun bila dilihat pada Februari 2025, maka persentase tingkat pengangguran terbuka di Gorontalo meningkat di Februari 2026.

“Di Februari 2025 itu 3,12 persen, sedangkan di Februari 2026 persentasenya 3,17 persen. Sementara itu pada Agustus 2025 TPT Gorontalo berada di angka 3,42 persen,” urai Agus Sudibyo.

Sementara itu disparitas terlihat dalam struktur pengangguran. Kesenjangan antara laki-laki dan perempuan cenderung melebar, demikian pula perbedaan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Baca Juga :  Beras Gorontalo Melimpah, Harga di Pasar Bikin Gundah

Pada Februari 2026 sekitar 5 dari enam laki-laki usia kerja di Provinsi Gorontalo aktif secara ekonomi (termasuk dalam angkatan kerja). Sementara untuk perempuan hanya tiga dari enam perempuan usia kerja di Provinsi Gorontalo yang aktif secara ekonomi.

“Ini menunjukkan perempuan punya kesempatan kerja lebih kecil dibandingkan dengan laki-laki, atau terserapnya lebih kecil,” ungkap Agus Sudibyo.

Dari sisi lapangan usaha, struktur ketenagakerjaan Gorontalo masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sekitar 32–33 persen. Disusul sektor perdagangan yang juga menyerap tenaga kerja 15-27 persen. “Masyarakat kita di Gorontalo memang lebih banyak bekerja di pertanian, kehutanan, dan perikanan,” terang Agus Sudibyo.

Selanjutnya dari status pekerjaan, mayoritas pekerja di Gorontalo bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai dengan porsi sebesar 36,86 persen. Dibandingkan 2025, angka pekerja yang bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai pada Februari 2026 mengalami kenaikan sebanyak 23.065 orang.(hasan/gopos)

Tags: GorontaloPengangguran
Previous Post

Kemiskinan Jadi Prioritas, Bupati Tekankan Disiplin dan Program Nyata

Next Post

Klaim Potongan Komisi 15 Persen Terendah, Respon Maxim Soal Aturan Baru 8 Persen

Related Posts

Gorontalo

Flash News: Sepekan ke Depan Gorontalo bakal Dilanda Hujan Disertai Petir

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

Pohon Tumbang Depan Polsek Kota Utara Timpa Kebel Listrik, Halangi Jalan Pengendara

Jumat 15 Mei 2026
Karyawan PLN Nusantara Power melakukan monitoring pencampuran biomassa dengan batubara di PLTU Rembang. Sepanjang tahun 2025 PLN NP berhasil menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dari cofiring pada 25 PLTU di seluruh Indonesia. (Foto.istimewa)
Gorontalo

Produksi Energi Hijau PLN Nusantara Power Tembus 245 GWh di Kuartal I 2026, Lampaui Target 14,7 Persen

Jumat 15 Mei 2026
Vice President Technology Development PLN Nusantara Power Ardi Nugroho berjabat tangan dengan   Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada Rabu (6/5) di Jakarta. (Foto.istimewa)
Gorontalo

Pioneer Co-firing Biomassa PLN Nusantara Power Tuai Penghargaan Negara

Jumat 15 Mei 2026
Foto landscape PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang diambil pada Selasa (12/5/2026). Pembangkit ramah lingkungan ini beroperasi dengan normal dan mampu mereduksi emisi karbon sebanyak 214.000 ton Co2 pertahunnya. (Foto.istimewa)
Gorontalo

Dewan Energi Nasional Apresiasi Langkah PLN NP Kembangkan Energi Hybrid Cirata

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

SAR Gorontalo: Pria di Dungingi Meninggal Tersambar Petir saat Memancing

Kamis 14 Mei 2026
Next Post
Ilustrasi ojek online Maxim Indonesia

Klaim Potongan Komisi 15 Persen Terendah, Respon Maxim Soal Aturan Baru 8 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Langgar Kode Etik, Polresta Gorontalo Kota PTDH Dua Personelnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Pria di Kecamatan Dungingi Diduga Tewas Tersambar Petir 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAR Gorontalo: Pria di Dungingi Meninggal Tersambar Petir saat Memancing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Depan Polsek Kota Utara Timpa Kebel Listrik, Halangi Jalan Pengendara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.