GOPOS.ID, GORONTALO – Seleksi Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Gorontalo untuk upacara peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus mendatang resmi dibuka.
Kepada seluruh calon peserta, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleski mengacu pada standar nasional dengan sistem transparan dan akuntabel. Tahapan awal, kata Sugondo, dilakukan secara online dan terintegrasi dengan sistem pusat. Dengan begitu, potensi kecurangan dalam seleksi bisa minimalisir.
“Proses seleksi tahap awal dipantau langsung oleh pusat. Peserta yang lolos administrasi secara online, akan lanjut ke tahap seleksi fisik dan kesehatan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Sugondo juga membeberkan bahwa penggunaan sistem digital ini juga merupakan langkah penting untuk memastikan objektifitas sekaligus meminimalkan intervensi dalam proses seleksi.
“Dengan sistem online, kita pastikan seleksi berjalan transparan, objektif, dan berbasis kemampuan peserta,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo, Burhan Ismail, menyebut bahwa dari 126 pendaftar, sebanyak 113 peserta mengikuti tahapan seleksi, terdiri dari 58 laki-laki dan 55 perempuan.
Peserta berasal dari 42 sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Gorontalo. Namun, masih terdapat 15 sekolah yang belum mengirimkan perwakilannya dalam seleksi tahun ini.
“Seluruh peserta hari ini mengikuti ujian tertulis berbasis online, yang diselenggarakan langsung oleh Pengelola Paskibraka Pusat. Hasilnya akan menentukan kelanjutan ke tahap berikutnya,” jelas Burhan. (Abin/Gopos)








