GOPOS.ID, GORONTALO – Pelantikan pengurus Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 menjadi momentum penguatan industri fashion berbasis kearifan lokal di daerah. Kegiatan yang digelar di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo, Jumat (24/4/2026), menandai upaya memperkuat sinergi pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, serta para pengurus dan pelaku industri kreatif.
Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, menegaskan pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan sektor fashion berbasis potensi lokal.
Ia mengatakan, kepengurusan baru diharapkan mampu mendorong lahirnya karya desain yang inovatif, adaptif terhadap tren, sekaligus memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Menurut Nani, APPMI memiliki peran penting dalam mengakselerasi pengembangan industri mode daerah melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah dan lembaga pendukung seperti Bank Indonesia.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pemasaran bagi pelaku industri kreatif.
Ia pun optimistis, dengan kepengurusan baru, APPMI Gorontalo dapat menjadi motor penggerak dalam membawa produk fashion daerah menembus pasar nasional hingga internasional.(Laila/Mg-Gopos)







