GOPOS.ID, GORONTALO – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo turun langsung memediasi sengketa lahan antara nelayan dan pihak pengembang proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tolotio, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (12/4/2026). Mediasi dilakukan menyusul keluhan nelayan terkait penyempitan area tambatan perahu akibat pembangunan proyek tersebut.
Kunjungan lapangan dipimpin Ketua Komisi I Fadli Poha bersama anggota Sitti Nurayin Sompie, Femmy Kristina Udoki, Yeyen S. Sidiki, Fikran A.Z. Salilama, H. Ekwan Ahmad, Ramdan Liputo, Dedi Hamzah, dan Umar Karim.
Nelayan menyebut, lokasi tambatan perahu itu sebelumnya dirintis pemerintah desa menggunakan Dana Desa dan dimanfaatkan bersama warga Desa Tolotio dan Desa Lembah Hijau. Pembangunan proyek KNMP dinilai mulai mengganggu akses yang selama ini menjadi bagian penting aktivitas mereka.
Kepala Desa Tolotio, Marlen Hamdata, mengusulkan agar pengembang menyesuaikan desain pembangunan dengan memperluas area ke arah tertentu, sehingga ruang tambatan perahu tetap tersedia. Usulan tersebut menjadi titik awal pembahasan dalam mediasi yang difasilitasi DPRD.
Anggota Komisi I DPRD Gorontalo, Femmy Kristina Udoki, menekankan pentingnya komitmen pengembang dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kepentingan masyarakat pesisir.
“Pihak pengembang telah sepakat memperluas lahan sehingga tidak mengganggu pemanfaatan tambatan perahu oleh nelayan. Hasil kesepakatan ini juga akan kami laporkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Femmy.
Kesepakatan tersebut mengakhiri sengketa yang sempat memicu kekhawatiran di kalangan nelayan. Pengembang bersedia memperluas lahan timbunan ke arah barat proyek agar aktivitas tambatan perahu tetap berjalan.
Komisi I DPRD Gorontalo berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pengembang terus terjaga. Mekanisme koordinasi dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan serupa di masa mendatang.
“Kami berharap jika ada kendala di kemudian hari, segera dikomunikasikan dengan Komisi I agar dapat difasilitasi dengan baik,” pungkasnya.(*/hasan/gopos)








