GOPOS.ID, KTAMOBAGU – Ketua Koperasi Primajaya Mooat, Ricard Londa, angkat bicara terkait keberadaan koperasi di wilayah Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Ia menegaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya turut mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya penguatan ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Bupati terkait program ketahanan pangan di lokasi Mooat. Hal itu sesuai dengan surat Gubernur Nomor 500.6.14.2/25.6491/Sekr-Distanak tertanggal 29 Juli 2025 tentang pemberitahuan pembangunan lahan hortikultura yang ditujukan kepada Pak Bupati,” kata Ricard, Jumat (13/3/2026).
Menurut Ricard, program penanaman hortikultura tersebut merupakan salah satu misi pemerintah provinsi untuk mendorong pengembangan sektor pertanian. Ia juga menyebut bahwa rencana tersebut telah diketahui serta diakui oleh Bupati.
Dengan kondisi tersebut, Ricard menegaskan bahwa baik masyarakat maupun koperasi memiliki wilayah kepemilikan lahan masing-masing. Karena itu, menurutnya tidak seharusnya terjadi klaim sepihak atas lahan yang ada di wilayah Mooat.
“Artinya, baik masyarakat pemilik lahan perkebunan maupun koperasi tidak bisa saling mengklaim lokasi lahan. Masing-masing sudah memiliki batas wilayah kepemilikan sendiri,” ujarnya.
Ricard pun berharap seluruh pihak dapat saling memahami dan menerima batas wilayah lahan yang ada. Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar terkait persoalan lahan di Mooat.
“Kami berharap masyarakat dan koperasi bisa saling memahami letak perkebunan masing-masing. Jangan mudah terpengaruh informasi yang tidak benar atau hasutan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Ia juga mengaku prihatin karena di lapangan masih ada pihak tertentu yang diduga mencoba memperkeruh suasana dengan memperhadap-hadapkan masyarakat dan koperasi.
“Memang ada pihak yang berusaha memperhadap-hadapkan koperasi dengan masyarakat. Bahkan ada upaya penggalangan massa dengan iming-iming bayaran sekitar Rp500 ribu per hari,” ungkap Ricard.
Ricard berharap situasi di wilayah Mooat tetap kondusif dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga hubungan baik, terutama dalam mendukung program pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di daerah tersebut. (Joe/Gopos)








