No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Mahasiswi KKS-T IAIN Gorontalo yang Dianiaya Rekannya Pilih Berdamai

Hasan by Hasan
Rabu 19 Maret 2025
in Gorontalo
0
Mediasi mahasiswi peserta KKS-T IAIN Gorontalo yang diduga dianiaya oleh rekannya.

Mediasi mahasiswi peserta KKS-T IAIN Gorontalo yang diduga dianiaya oleh rekannya.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, POPAYATO BARAT – Meylan Senewa, mahasiswi peserta Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo yang sempat diduga dianiaya rekannya, ARL alias Andika, memilih untuk berdamai. Sikap itu diambil Meylan setelah pihak kampus menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan mengirimkan dua pengacara ke lokasi kejadian.

Ketua Panitia KKS-T IAIN Sultan Amai Gorontalo, Retna Gumanti, mengatakan dua pengacara yang diturunak ke lokasi akan melakukan investigasi serta mendampingi korban Meylan Senewa, dan pelaku A alias Andika di Desa Tunas Jaya, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato.

“Korban sudah menghubungi saya, dia melaporkan bahwa dirinya mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh Andika. Saya menelpon Andika dan dia mengaku perbuatannya,” kata Retna, Selasa malam (18/3/2024).

Dosen Fakultas Syariah ini melanjutkan, kurang dari 24 jam setengah peristiwa penganiayaan. Meylan dan Andika akhirnya berdamai. Retna mengungkapkan permintaan damai datang dari keinginan korban, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Baca Juga :  Bikin Haru! Ibu Ini Gantikan Almarhumah Putrinya Saat Diwisuda

“Korban mengajukan tiga syarat. Pertama meminta kepada pihak kampus untuk memindahkan pelaku ke lokasi lain. Permintaan ini kami tolak. Pelaku tidak bisa kami pindahkan, tapi akan langsung kami tarik dan tidak dinyatakan lulus, sehingga dia harus menggulung kembali program KKS-T tahun depan,” jelas Retna.

Korban meminta kepada pelaku untuk membuat video permintaan maaf, dan meminta pelaku bertanggung jawab sampai dirinya sembuh. Kasihan kepada pelaku yang harus mengulang tahun depan, Meylan akhirnya memaafkan pelaku. Kesepakatan perdamaiaan di tandatangani dihadapan kanit polsek popayato barat didampingi oleh dua pengacara dan kepala desa tunas jaya.

“Ada kebesaran hati dari korban, korban memaafkan pelaku dan keduanya tetap melanjutkan program KKS-T sampai selesai. Pihak kampus akan memberikan tindakan tegas, apabila pelaku mengulangi perbuatannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Polisi Temukan Gumpalan Darah di Dahi Maba IAIN Gorontalo yang Tewas Saat Pengkaderan

Sebelumnya Kapolsek Popayato Barat, Ipda Ilham, membenarkan laporan terkait dugaan penganiayaan ini sudah diterima oleh pihak kepolisian.

“Betul, sudah ada laporannya, dan sudah dilakukan visum juga,” ujar Ipda Ilham kepada Gopos.id,  Selasa (18/03/2025) malam.

Polisi telah memeriksa baik pelapor maupun terlapor, sementara pemeriksaan terhadap para saksi dijadwalkan dilakukan malam ini. Aparat kepolisian memastikan  proses hukum akan berjalan sesuai prosedur untuk mengungkap kebenaran dari peristiwa yang terjadi.

Sebelumnya Seorang mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Meylan Senewa, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh rekannya, ARL alias Andika. Peristiwa itu terjadi ketika Meylan dan Andika sedang mengikuti program Kuliah Kerja Sosial (KKS) IAIN Sultan Amai Gorontalo di Desa Tunas Jaya, Kecamatan Popayato Barat, Pohuwato, Senin (17/3/2025). (Sari/Yusuf/Gopos)

Tags: IAIN GorontaloMahasiswa KKS-T
Previous Post

Ada 2 Titik Rawan Bom Ikan Jadi Target Pengawasan Ditpolairud Polda Gorontalo

Next Post

Enam Potret Finalis Puteri Indonesia Gorontalo 2025 Zaenab Fadila Ahaya

Related Posts

Gorontalo

Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

Kamis 15 Oktober 2026
Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Penyalahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Gorontalo Deportasi 3 WNA Cina  

Selasa 13 Oktober 2026
Gorontalo

BMKG: Kualitas Udara di Gorontalo Tidak Sehat Akibat Asap Karhutla

Senin 12 Oktober 2026
Next Post
Finalis Puteri Indonesia Gorontalo 2025 usai audiensi dengan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah, Rabu (19/3/2025). (Foto Mila Diskominfotik)

Enam Potret Finalis Puteri Indonesia Gorontalo 2025 Zaenab Fadila Ahaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jeffry Rumampuk: Solidaritas ASN untuk Wali Kota Harus Dilihat Proporsional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.