No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Kisah Tritanti Maruf, Korban Longsor di Kota Gorontalo 9 Bulan Tak Dapat Perhatian Pemerintah

Ishak Noho by Ishak Noho
Minggu 9 Maret 2025
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Musim hujan yang melanda Kota Gorontalo akhir-akhir ini seakan menjadi mimpi buruk bagi warga yang bermukim di Puncak Lotu, Kelurahan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Itu setelah mengingat longsor 9 bulan yang lalu hingga saat ini tak disentuh perhatian pemerintah.

Wa Ode Saritilawah: (jurnalis gopos.id)

SEMBILAN bulan lamanya bukan waktu yang singkat untuk mengingat penderitaan Tritanti Maruf warga Puncak Lotu, Kelurahan Dumbo Raya, Kota Gorontalo yang menjadi korban erosi tanah longsor pada 7 Juli 2024 lalu.

Sebelum pertiwa mencekam itu terjadi, Ibu dua anak ini bercerita bahwa saat itu Ia bersama suami, anaknya dan beberapa tetangga sedang duduk di teras rumah. Mereka berkumpul sembari berharap hujan segera mereda.

Awalnya suasana kekeluargaan begitu hangat tercipta, hingga teriakan dari warga sekitar membuat susana terasa kian mencekam. Kegelapan, dingin yang menyelimuti serta teriakan penuh panik semakin membuat wanita 38 tahun itu ketakutan mengingat rumahnya persis berada dibawah lereng bukit.

Baca Juga :  Longsor Galian Batu Kapur di Buliide Gorontalo, Tiga Pekerja Terluka

“Keluarrr…Lariii… Keluar dari rumah cepat, gunung somo jatuh,” teriak Tanti menirukan terikan warga saat itu, Jumat (7/3/2024).

Mereka sontak berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan rumah. Tanti sendiri menceritakan longsor terjadi tiga kali dalam satu malam. Longsor pertama diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita malam. Menyusul longsor kedua sekitar pukul 01.00 dini hari.

Saat itu pasir yang berjatuhan sudah mulai banyak dan hampir menyentuh rumah-rumah warga. Puncaknya terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dini hari. Dari kejauhan Tanti mendengar suara yag sangat keras, pasir telah menenggelamkan dua rumah. Rumah milik Tanti dan rumah Iwan Lahaku.

“Jam 9 malam itu, ki torang langsung lari. Waktu itu mati lampu kong hujan deras, so tidak pikir barang-barang tinggal baju di badan air di depan deras sakali. Pokonya lari kase selamat diri,” kenang Tanti.

Pagi hari pasca longsor terjadi Pemerintah Kota datang menyalurkan bantuan. Tanti mengaku mendapat bantuan berupa alas tidur, dan panci. Untuk tetap bertahan hidup saat ini Tanti hanya bisa tinggal di warung yang dia sewa perbulan dengan berjualan makan.

Baca Juga :  Kerugian Kebakaran Pasar Marisa Ditaksir Rp2 Miliar

“Bikin sedih itu sekarang, somo lebaran torang yang sebelumnya ada, sekarang tidak punya apa-apa. Pemerintah datang hanya ba foto, habis itu pulang. Katanya saya tidak layak dapat bantuan. Dorang tidak mau data saya, mungkin kerena beda dukungan wali kota,” kata dia

Saat ini dirinya meminta bantuan pengadaan ekskapator untuk mengeruk pasir yang menimbun rumahnya. Ia berharap masih ada barang yang bisa diselamatkan. Isi dalam rumah mulai dari TV, sofa, kulkas empat pintu, perhiasan dan ijazah, dan berkas penting lainya tertimbun.

“Saya pe anak pe ijazah torang ada gale, dia kemarin mo ba daftar kuliah. Baju-baju torang berusaha gale. Tapi yang lain, kursi, kukas, semua masih tertimbun. Total kerugian ratusan juga barang-barang di dalam lengkap dan mahal-mahal,” tutupnya. (*)

Tags: Dumbo RayaKisahLongsor
Previous Post

Banjir Bandang Botupingge Akibat Tanggul Jebol dan Galian C

Next Post

Kondisi Terkini Pasca Banjir di Botupingge Bone Bolango 

Related Posts

Gorontalo

Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

DWP BKAD Turut Berpartisipasi dalam Penguatan Tata Kelola Organisasi DWP Provinsi Gorontalo

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Kreativitas Warga Binaan di Lapas Perempuan Gorontalo: Membangun Kemandirian Melalui Kerajinan Tangan

Jumat 25 September 2026
Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai mitra pendukung kegiatan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) 2026. (foto.istimewa)
Gorontalo

Dukung Kegiatan KKD 2026, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Penghargaan dari UMGO

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Kapolresta Gorontalo Kota Pimpin Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Jumat Berkah, Dit Intelkam Polda Gorontalo Bagikan Makanan untuk Pengemudi Bentor

Jumat 25 September 2026
Next Post
Kondisi terkini di Desa Tanah Putih, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango. Minggu (9/3/2025). Foto: Sari/gopos

Kondisi Terkini Pasca Banjir di Botupingge Bone Bolango 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Perzinahan Owner Gadai di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.