No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Sidak Pemkab Pohuwato: Petani Diduga Dicurangi Pabrik Jagung soal Kadar Air

Alexa by Alexa
Kamis 12 September 2024
in Info Pasar
2
Petugas dari Dinas Pertanian Pohuwato saat menguji kadar air jagung milik petani yang telah diserap pabrik jagung di Pohuwato, Kamis (12/9/2024).(Foto Yusuf Gopos)

Petugas dari Dinas Pertanian Pohuwato saat menguji kadar air jagung milik petani yang telah diserap pabrik jagung di Pohuwato, Kamis (12/9/2024).(Foto Yusuf Gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, PAGUAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato menemukan salah satu perusahaan jagung memiliki hasil berbeda dengan alat ukur milik pemerintah setempat.

Diketahui perusahaan jagung yang dikunjungi Pemkab Pohuwato itu masing-masing PT Seger Pangan Sejahtera dan PT Seres Agro Indonesia.

Dalam pantauan Gopos.id, perbedaan kadar air perusahaan menunjukkan angka 22,4 persen, sedangkan alat ukur pemerintah hasilnya 20,8 persen. Hal ini dilakukan mengantisipasi harga jagung di saat musim panen tiba.

Padahal petani sudah sangat susah payah tiga sampai empat bulan di lapangan untuk menghasilkan produksi jagung, namun kemudian pada saat dijual justru dicurangi.

Baca Juga :  H-1 Ramadan, Pengunjung Pasar Sentral Membludak

Kepala Bidang Pertanian Pohuwato, Hendrik Wakidem mengatakan dari inspeksi mendadak ditemukannya selisih hasil kadar air, sehingga dirinya memberitahu kepada perusahaan jangan coba-coba mengakali petani lewat alat ukur.

“Kami temukan adanya dugaan kejanggalan pada keakuratan alat ukur timbangan jagung dan tester kadar air,” ujar Hendrik, Kamis (12/09/2024).

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengatakan akan menindaklanjuti hasil tersebut dengan menginstruksikan Dinas Perindagkop untuk memastikan petani jagung tidak akan mengalami kerugian ketika menjual hasil pertanian.

“Hasil dari dua timbangan milik dinas kita jauh lebih kecil kadar air, sehingga mengintruksikan lebih intens melakukan tester di setiap perusahaan jagung,” ungkap Saipul.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Harga Rica-Cabai Merah Keriting di Kota Gorontalo Meroket

Olehnya Saipul mengharapkan pihak perusahaan harus lebih transparan dalam segi harga. Sebab menurutnya, masyarakat di samping meragukan hasil timbangan kadar air, mereka juga merasa kesulitan dalam mengakses harga jagung terupdate.

“Saya berharap untuk lebih informatif soal harga, ini baru hasil timbangan sudah berbeda. Terus masyarakat juga merasa kesulitan mendapatkan harga jagung terbaru, ” tutup Saipul.(Yusuf/Gopos)

Tags: Bupati PohuwatoJagung GorontaloPabrik Jagung
Previous Post

Soal Perundungan Siswa, Langkah Dikbud Gorontalo Tunggu Hasil Visum

Next Post

PMI Gorontalo Gelar Aksi Donor Darah Sukarela

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar kegiatan Mental Health Day: Stress Management Program, Opening Smoking Cessation Program, dan Sleep Management Program Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–8 Mei 2026 di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Info Pasar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat Lewat Mental Health Day 2026

Jumat 8 Mei 2026
SPBU Tombatu
Info Pasar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Tegas Dugaan Penyalahgunaan Biosolar di SPBU Tombatu

Kamis 7 Mei 2026
Ilustrasi ojek online Maxim Indonesia
Info Pasar

Klaim Potongan Komisi 15 Persen Terendah, Respon Maxim Soal Aturan Baru 8 Persen

Rabu 6 Mei 2026
Info Pasar

Pemprov Sulsel dan Pertamina Perkuat Pengawasan BBM Subsidi

Selasa 5 Mei 2026
Info Pasar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong Komunitas dan Digitalisasi Energi Lewat Sultra Enduro Rally 2026

Selasa 5 Mei 2026
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat pra sejahtera dan pekerja di Sulawesi Selatan menjelang Hari Buruh
Info Pasar

Jelang May Day 2026, Pertamina Salurkan Ratusan Paket Sembako di Sulsel

Kamis 30 April 2026
Next Post
Ketua PMI Gorontalo Ishak Liputo saat memantau kegiatan donor darah sukarela di rumah dinas Wakil Gubernur Gorontalo, Kamis (12/9/2024).(Foto Sari Gopos)

PMI Gorontalo Gelar Aksi Donor Darah Sukarela

Comments 2

  1. Anonim berkata:
    Jumat 13 September 2024 pukul 7:25 am

    Setuju. Transparansi memang sangat penting dan harus dilakukan di smua lini. Termasuk media ini, harus lbh rinci dan terbuka lagi mensidak 2 gudang tapi hanya sample dari gudang yg dr SPS yg ditulis tanpa menyebutkan nama gudang tsb sehingga menjadi kesalahan paham pembaca. Ditambah ada jg Gudang besar lain disamping nya yg juga bnyak dikeluhkan masyarakat tapi tdk disidak dan dites jg yaitu PT Harim.

    Balas
  2. Anonim berkata:
    Jumat 13 September 2024 pukul 10:47 am

    Kenapa tidak disebutkan, pihak perusahaan mana yg melakukankecurangan dan mana yg tidak melakukan kecurangan?
    Harusnya media ini juga harus transparansi terkait hasil sidak di 2 perusahaan yg disebutkan diatas. ada 2 sample hasil pengecekan kadar Air, akan tetapi hanya yg melakukan kecurangan yg disebutkan sehingga bisa terjadi kesalahpahaman dan kesimpang siuran terhadap kecurangan dipohuwato. dan 1 lagi dari ke 3 perusahaan jagung yg ada di Pohuwato kenapa hanya 2 tersebut yang disidak? Sementara yg 1nya lagi yaitu PT harim yg sebenarnya sudah dari dulu sering dikeluhkan Oleh petani.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Kota Gorontalo Siapkan Perda Anti LGBT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor Cabang BTN Gorontalo Terima Kunjungan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Janji Bangun Ribuan KNMP dan Bagikan Kapal Bagi Nelayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kampung Nelayan yang Akan Diresmikan Prabowo Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.