No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

PLBN Buka Peluang Papua Garap Pasar Ekspor ke Papua Nugini

Hasan by Hasan
Sabtu 25 November 2023
in Menyapa Nusantara
0
Pengunjung melintaa di depan PLBN Skow di Kota Jayapura, Papua.ANTARA/Qadri Pratiwi

Pengunjung melintaa di depan PLBN Skow di Kota Jayapura, Papua.ANTARA/Qadri Pratiwi

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Indonesia memiliki beberapa provinsi yang berhadapan langsung dengan negara lain. Salah satunya Papua, di mana wilayah paling timur itu berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

Papua memiliki kota dan beberapa kabupaten yang berbatasan dengan PNG, yakni Kota Jayapura; Kabupaten Keerom; Pegunungan Bintang, Papua Tengah; Merauke; dan Kabupaten Bovendigoel, Papua Selatan.

Dari lima wilayah tersebut, baru tiga yang dibangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yakni Kota Jayapura; Papua, Merauke; dan Kabupaten Bovendigoel, Papua Selatan, sisanya masih dalam proses pembangunan.

Kehadiran PLBN sendiri merupakan angin segar bagi perekonomian masyarakat Papua karena bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Keberadaan PLBN-PLBN tersebut membuka sekat warga masyarakat dua negara bertentangga tersebut sehingga mobilitas manusia juga bakal diikuti dengan pergerakan barang.

Pergerakan manusia dan barang tersebut akan meningkatkan perputaran ekonomi. Alhasil, bakal menciptakan tetesan-tetesan kesejahteraan bagi warga Papua dan PNG.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Papua mengajak pelaku usaha tanggap memanfaatkan kehadiran PLBN yang telah dibangun Pemerintah.

“Pemerintah sudah membangun fasilitas yang luar biasa, ini bukan hanya untuk aktivitas lintas batas biasa, melainkan bagaimana masyarakat manfaatkan fasilitas untuk kerja sama ekonomi,” kata Pelaksana Tugas Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua Suzana Wanggai.

Fasilitas yang tersedia, antara lain, pasar moderen, jaringan transportasi, pusat logistik, akomodasi, layanan bisnis, dan beberapa penunjang lainnya.

Peluang membuka kerja sama dengan negara tetangga terbuka lebar karena potensi perekonomian masing-masing beserta dukungan masing-masing PLBN.

Beberapa provinsi di Papua Nugini yang berbatasan daratan dengan Tanah Papua merupakan potensi besar dan Kadin setempat bisa membuka kontak bisnis dengan pengusaha di negara tetangga itu.

Fasilitas yang telah dibangun Pemerintah di daerah perbatasan belum dimanfaatkan dengan optimal sehingga sudah saatnya pebisnis dan warga dapat mengambil peluang itu.

Baca Juga :  Infografik: Putusan MK Ambang Batas Pencalonan Pilkada

Jadi, pelaku usaha di Papua harus lebih dulu mengambil peluang itu, jangan sampai orang dari luar yang datang memanfaatkan potensi tersebut. Saatnya pelaku usaha di Papua mulai menggarap pasar di PNG.

Daerah perbatasan kini bukan lagi kawasan terbelakang, melainkan justru terdepan karena sudah dibangun gedung megah PLBN di perbatasan beserta fasilitas lengkap.

Oleh karena itu pelaku usaha atau dari pebisnis yang berhimpun dalam Kadin harus mengambil peluang tersebut sehingga keberadaan PLBN menjadi sarana sumber ekonomi baru.

Bisnis selalu menyajikan tantangan baru sehingga sudah selayaknya tidak menjadikan Papua Nugini sebagai kawasan yang susah ditembus oleh beragam produk Indonesia.

Sudah saatnya pelaku usaha menjajaki kerja sama ini dan menggarap potensi-potensi ekonomi dan memasarkan komoditas ke Papua Nugini.

Syarat ekspor mudah

Selain fasilitas memadai, Pemerintah juga memberi kemudahan-kemudahan perizinan untuk mengekspor barang melalui Kantor Bea Cukai Jayapura.

Oleh karena itu, Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura Adeltus Lolok mengajak pelaku usaha di Papua menjadi eksportir, sebab Pemerintah telah memberikan dukungan kemudahan-kemudahan untuk melakukan ekspor.

Pengurusan perizinan ekspor kini sudah bisa secara online,  persyaratan yang diberikan juga makin sedikit sehingga mempermudah ekspotir menjalankan usahanya.

Papua memiliki potensi ekspor sumber daya alam mulai dari perikanan, pertanian, dan peternakan.

Pemerintah mengajak pelaku UMKM Papua mengekspor hasil bumi ke Papua Nugini, apalagi secara geografis terhubung melalui jalur darat, terutama yang sudah ada PLBN.

Adapun potensi yang bisa diekspor ke PNG, antara lain, ikan, telur, daging ayam, sayuran, dan beberapa komoditas lainnya.

Baca Juga :  Pejabat Publik dan Ujian integritas

Yang diperlukan saat ini, pengusaha harus tahu apa saja persyaratan-persyaratan ekspornya terutama ke Papua Nugini.

Bea Cukai Jayapura menegaskan siap  membantu pengusaha yang melakukan ekspor ke PNG. Sudah saatnya pelaku UMKM Papua melihat setiap peluang bisnis yang ada termasuk di PNG.

Peluang yang ada harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, apalagi kini telah ada kapal yang langsung ekspor dari Jayapura ke Wewak-Vanimo.

Tawarkan sektor riil

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kawasan Perbatasan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Jacleana Walintina Joku siap membangun kerja sama dengan para pengusaha dari Papua Nugini, dengan menawarkan bisnis di sektor riil, yakni usaha perdagangan khususnya yang melibatkan UMKM.

Beragam produk berpeluang besar masuk ke Papua Nugini dan kawasan Pasifik, apalagi perputaran uang di perbatasan cepat sekali.

Di Papua banyak produk pangan, antara lain, kopi, beras, sagu, dan beberapa jenis pangan lainnya.

Kerja sama bisnis tersebut bakal memajukan perekonomian Papua, apalagi Papua memiliki empat daerah perbatasan dengan PNG.

Kadin Papua juga telah menyurati Kadin Pusat agar menjadikan Jayapura sebagai pintu keluar bagi barang-barang yang diekspor ke PNG.

Ada beberapa pertimbangan menjadikan PLBN Skouw sebagai pintu keluar, di antaranya jalan menuju perbatasan bagus dan fasilitas di PLBN Skouw dapat menunjang kegiatan ekspor.

Dengan dijadikannya Kota Jayapura sebagai pintu gerbang masuknya berbagai komoditas ke PNG, maka keberadaan PLBN sebagai pintu keluar masuk barang dan orang dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Saat ini sudah ada pengusaha yang mengekspor beberapa komoditas ke PNG, namun masih dalam skala kecil karena baru melibatkan keluarga yang bermukim di Papua Nugini.(Antara)

Previous Post

Nelson: Rakornis Staf Khusus Kepala Daerah Jadi Ajang Silaturahmi

Next Post

Wali Kota Tegaskan Situasi Kota Bitung Sudah Kondusif

Related Posts

Menyapa Nusantara

Infografik: 65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung Dibangun

Kamis 7 Mei 2026
Hasil panen kelapa di Gorontalo.(ilustrasi/istimewa)
Menyapa Nusantara

Menata Komoditas Menuju Pasar Berkeadilan

Rabu 6 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: Tiga Pesawat Rafale Siap Jaga Langit Indonesia

Jumat 1 Mei 2026
Panen padi unggul hasil mutasi iradiasi teknologi nuklir BRIN di Subang beberapa waktu lalu menjadi sinyal mulai berkembangnya solusi bagi ancaman krisis pangan. (ANTARA/HO-BRIN)
Menyapa Nusantara

Dari Laboratorium ke Sawah: Inovasi Nuklir Hasilkan Padi Unggul di Subang

Kamis 30 April 2026
Menteri Perdagangan Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag
Menyapa Nusantara

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Komoditas Pertanian

Kamis 30 April 2026
Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia dalam pertemuan bersama pemerintah daerah di Banda Aceh. (Foto: Antara)
Menyapa Nusantara

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak untuk Atur Pendanaan dan Cegah Korupsi

Selasa 28 April 2026
Next Post
Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat meninjau langsung ke lokasi kejadian bentrokan antar warga. (lambeturahkawanua)

Wali Kota Tegaskan Situasi Kota Bitung Sudah Kondusif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • UMKM Street Food Gorontalo Diserbu Warga, Jadi Event Kuliner Terbesar Pertama di Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Lemito Tewas Ditembak dengan Senapan Angin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banggakan Gorontalo! Dua Atlet Padel Raih Juara 2 di Turnamen Bergengsi Manado

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usia Senja Tak Halangi Semangat Berhaji: Salim Potutu, Jemaah Haji Tertua dari Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.