GOPOS.ID, GORONTALO – Sedikitnya 150.936 warga Kota Gorontalo tercatat sebagai pemilih hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I 2026.
Hal itu terungkap pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo yang berlangsung di Aula Mootinelo, Kamis (2/4//2026).
Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen dalam menjaga akurasi dan validitas data pemilih, khususnya di wilayah Kota Gorontalo.
“Ini merupakan rangkaian proses pemutakhiran data yang dilaksanakan secara bertahap sejak awal tahun 2026, termasuk pada momentum bulan suci Ramadan,” kata Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario S Nurkamiden.
Mario juga mengatakan, data yang diperoleh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) capaian target pemutakhiran data pemilih di tingkat Kota Gorontalo tercatat mencapai 77,4 persen dan melampaui target awal yakni 50 persen.
Lebih lanjut, Mario mengatakan, sebelum melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB ini, pihaknya telah melakukan sinkronisasi data dengan Bawaslu dan memperoleh jumlah masukan serta saran yang relatif sedikit dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pengelolaan data pemilih di Kota Gorontalo.
“Dari hasil sinkronisasi dengan Bawaslu, Alhamdulillah dari tahun 2025-2026, ini yang paling sedikit masukan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Mario juga turut memperkenalkan Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota KPU Kota Gorontalo, Andi Muhammad Yusuf Aulia Arifuddin, yang baru dilantik sebagai Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi pada Februari 2026.
Mario menegaskan, momentum Rapat Pleno tersebut menjadi pengalaman baru baginya dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilu di Kota Gorontalo.(adm03gopos)








