No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Ramadan di Gorontalo Tanpa Festival Tumbilotohe dan Pasar Senggol

Hasan by Hasan
Jumat 1 Mei 2020
in Gorontalo, Indepth News
0
7k
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Sebagai daerah mayoritas muslim. Suasana Ramadan di Gorontalo pastinya terasa berbeda dibandingkan bulan lainnya. Apalagi daerah Gorontalo memiliki tradisi unik setiap ramadan.

Salah satu tradisi itu adalah tumbilotohe, atau lebih familiarnya disebut pasang lampu. Tradisi ini dilaskanakan oleh masyarakat Gorontalo pada penghujung ramadan. Tepatnya tiga hari sebelum hari lebaran Idul Fitri.

Keunikan tumbilotohe menjadikan tradisi setiap ramadan itu sebagai salah satu potensi pariwisata. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota Gorontalo rutin menggelar festival tumbilotohe.

Kegiatan festival membuat pelaksanaan tumbilotohe makin semarak. Berbagai bentuk dan kreasi lampu ditampilkan oleh masyarakat di setiap kelurahan dan desa. Tak hanya lampu tradisiona berupa lampu botol, lampu hias hingga isntalasi cahaya dikreasikan untuk menampilkan karya seni tumbilotohe bernilai tinggi.

Namun pada ramadan kali ini, masyarakat Gorontalo maupun dari luar daerah dipastikan tak akan menikmati keindahan ribuan bahkan jutaan lampu di malam tumbilotohe. Sebab, tahun ini Pemprov Gorontalo maupun pemerintah kabupaten/kota tidak akan menggelar festival lampu tumbilotohe.

Kebijakan itu diambil seiring merebaknya wabah corona (Covid-19). Menjelang ramadan, jumlah kasus warga yang terpapar positif covid-19 terus bertambah. Oleh karena itu, sejumlah kegiatan di bulan ramadan yang melibatkan banyak orang pada masa pandemi Covid-19 ditiadakan.

Baca Juga :  17 Pasien Corona Sembuh, Gorontalo Ketambahan 3 Pasien Baru

“Kegiatan amaliah ramadan, seperti tarawih berjamaah, sahur serta buka pusasa dilaksanakan di rumah masing-masing. Termasuk tradisi tumbilotohe, dilaksanakan di setiap rumah,” ujar Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Tradisi ramadan di Gorontalo tak bisa dilaksanakan karena covid-19

Baca juga: Penerapan PSBB di Gorontalo Diundur 5 Mei 2020

Tak adanya festival tumbilotohe membuat Ramadan kali ini memang terasa agak berbeda. Apalagi jauh hari sejumlah pemuda di Gorontalo sudah bersiap diri untuk menyelenggarakan festival tumbilotohe.

Seperti pemuda di Kelurahan Ipilo. Jauh hari sebelum Ramadan, mereka sudah menyiapkan pelaksanaan tumbilotohe secara massal.

“Dari sebelum merebaknya corona, kami sudah siap. Kita berharap pertengahan ramadan sudah corona sudah mereda,” ungkap Sutami Huntua, panitia pelaksana tumbilotohe di Kelurahan Ipilo.

Ia menambahkan, untuk penyelenggaraan tumbilotohe pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah.

“Bila memang nantinya virus corona dinyatakan tidak mengancam lagi kita laksanakan. Kita juga berharap banyak seperti itu,” ungkap penuh harap.

Selain tumbilotohe, tradisi unik lain saat ramadan di Gorontalo adalah pasar senggol. Pasar yang hanya hadir tatkala ramadan saja. Pasar tradisional ini biasanya digelar pada pekan kedua atau pertengahan Ramadan.

Baca Juga :  Psikiater: Cara Jaga Kesehatan Jiwa, Batasi Informasi yang Berlebihan Tentang COVID-19

Di pasar senggol berbagai kebutuhan masyarakat Gorontalo menyambut ramadan diperjualbelikan. Mulai dari pakaian, peralatan dapur, hingga berbagai perabot dan perlengkapan rumah tangga.

Di Kota Gorontalo, lokasi pasar senggol dipusatkan di dua titik. Yakni di kompleks Pasar Setya Praja atau dikenal sebutan “Pasar Tua”. Kemudian di kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo.

“Seiring adanya wabah pandemi Covid-19, maka tahun ini Pemkot Gorontalo tidak menggelar pasar senggol. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan orang banyak,” ujar Wali Kota Gorontalo Marten Taha.

Di sisi lain, tradisi bagi-bagi takjil yang kerap dilaksanakan di tepi jalan umum, pada Ramadan kali ini tak terlihat. Biasanya di awal ramadan, aksi bagi-bagi takjil cukup ramai di berbagai sudut Kota Gorontalo. Aksi itu pun dilaksanakan berbagai instansi hingga komunitas.

Tidak adanya aksi bagi-bagi takjil dikarenakan kebijakan social distancing, atau pembatasan sosial. Kebijakan itu membuat banyak orang berada di rumah. Aktivitas lalu lalang orang pun jauh berkurang dibandingkan ramadan sebelumnya.(pras/andi/hasan/gopos)

Tags: covid 19RamadanTradisi Gorontalo
Previous Post

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo Diduga Diteror OTK

Next Post

Bupati Gorut Bakal Tindaki Oknum Pejabat Sebut Petinggi TNI Wong Edan

Related Posts

Gorontalo

Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

Kamis 15 Oktober 2026
Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Penyalahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Gorontalo Deportasi 3 WNA Cina  

Selasa 13 Oktober 2026
Gorontalo

BMKG: Kualitas Udara di Gorontalo Tidak Sehat Akibat Asap Karhutla

Senin 12 Oktober 2026
Next Post

Bupati Gorut Bakal Tindaki Oknum Pejabat Sebut Petinggi TNI Wong Edan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.